kelebihan dan kekurangan kabel straight dan crossover

Berikutini perbedaan dari Kabel Straight dan Kabel Crossover 1. Kabel Straight. Kabel Straight biasanya digunakan untuk menghubungkan device dengan perangkat yang berbeda, contohnya : menghubungkan komputer dengan hub/switch, menghubungkan hub/switch dengan router. Urutan warna dari Kabel Straight itu sama antara kedua ujung baik ujung kabel a maupun ujung kabel b. Dengan urutan warna adalah sebagai berikut : Putih Orange; Orange; Putih Hijau Kabelstraight sendiri adalah kabel jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan 2 perangkat dalam jaringan komputer yang memiliki fungsi yang berbeda, misalnya untuk menghubungkan komputer dengan switch, komputer dengan modem, ataupun switch dengan router. Sedangkan kabel cross adalah kabel jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan 2 perangkat jaringan yang memiliki fungsi sama seperti: switch dengan switch, komputer dengan komputer. Kelebihandan Kelemahan Kabel UTP dalam Jaringan Komputer Kelebihan Kabel UTP: Harga relatif lebih murah dan mudah untuk mendapatkannya; Mudah dalam instalasi, akan tetapi harus paham konsep pengkabelan; Memiliki ukuran kecil; Kekurangan Kabel UTP : Rentan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik Jikaurutan warna kabel pada pin 1 adalah Putih Hijau, maka kabel tersebut adalah kabel crossover (padahal jika ujung yang satunya lagi juga memiliki urutan warna yang sama yaitu Putih Hijau sebagai pin 1, maka kabel tersebut adalah kabel Straight). Tapi untungnya, kebanyakan kabel menggunakan standar EIA/TIA 568B pada kedua ujung kabelnya. Antaraujung konektor yang satu dengan konektor satunya tidak memiliki urutan warna yang sama, karena ada penyilangan. Crossover kabel memiliki fungsi menghubungkan client ke client. Kabel ini digunakan untuk menghubungkan perangkat sejenis, seperti komputer ke komputer, komputer ke router, dari switch ke switch dan sebagainya. Wie Gut Kann Ich Flirten Test. Jika sebelumnya kita sudah mempelajari urutan kabel Straight dan kabel Cross atau Crossover saat memasang kabel UTP Unshielded Twisted Pair, kali ini GagasTekno akan fokus membahas kabel Cross secara rinci. Kabel Cross atau biasa disebut Crossover adalah kabel yang terdiri dari 4 pasang kabel yang dipilin. Berbeda dengan kabel Straight, Cross memiliki urutan warna berbeda di kedua ujung kabel Cross berbeda dengan kabel Straight. Cross berfungsi menghubungkan 2 perangkat yang sama, contohnya menghubungkan PC ke PC, laptop ke laptop, Switch ke Switch, dan lain sebagainya. Biasanya kabel ini digunakan untuk membangun jaringan komputer. Membangun jaringan komputer dengan kabel memiliki kelebihan tersendiri. Jaringan kabel bisa menyuplai kebutuhan jaringan hingga ke pelosok yang belum memiliki sarana AP atau Access Point untuk menunjang jaringan wireless. Membangun jaringan dengan Kabel UTP dan kabel urutan Cross maupun Straight juga lebih murah dibanding Wireless. Kelebihan dari membangun jaringan komputer menggunakan kabel adalah bisa mentransmisikan data lebih stabil dan tidak terpengaruh & Fungsi Kabel UTPKabel UTP adalah jenis kabel jaringan yang memiliki inti terbuat dari bahan pengantar tembaga. Setiap inti sudah dilapisi dengan bahan plastik dan saling terbungkus untuk melindungi kabel dari kerusakan fisik. Fungsi kabel UTP sama dengan STP Shielded Twisted Pair yaitu untuk mentransmisikan data dari sumber ke perangkat penerima. Kabel UTP dan STP memungkinkan gelombang elektromagnetik bisa dipandu secara fisik dari satu perangkat ke perangkat lain. Kabel UTP ini terdiri dari 4 pasang kabel yang masing-masing salah dipilin terbelit. Kabel UTP terdiri dari 8 warna berbeda, yaitu oranye, putih oranye, putih hijau, hijau, biru, putih biru, coklat, dan putih Kabel CrossHal yang perlu diingat sebelum memasang kabel UTP dengan urutan Cross adalah, jenis kabel ini memiliki kombinasi atau urutan warna berbeda di setiap ujungnya. Berikut ini urutan kabel UTP saat memasang kabel jaringan jenis CrossUrutan Kabel Cross PertamaUrutan Kabel Cross Kedua1. Putih Oranye2. Oranye3. Putih Hijau4. Biru5. Putih Biru6. Hijau7. Putih Coklat8. Coklat1. Putih Hijau2. Hijau3. Putih Oranye4. Biru5. Putih Biru6. Oranye7. Putih Coklat8. CoklatJika Anda masih bingung, berikut ini kami ilustrasikan gambar kabel urutan cross untuk memudahkan Anda mengurut kabel UTP dengan benarCara Memasang Kabel UTP Dengan Urutan Kabel CrossSebelum memasang kabel UTP ke konektor RJ45, Anda harus persiapkan beberapa perangkat yang dibutuhkan. Persiapkan peralatan seperti kabel UTP, konektor RJ45, Crimping Tool, alat pengupas kabel, dan kabel tester. Siapkan empat konektor RJ45 karena jika proses penyambungan dua konektor sebelumnya, Anda masih memiliki 2 konektor cadangan lainnya. Setelah semua perangkat siap, Anda harus tahu urutan kabel yang diinginkan. Jika Anda ingin membuat kabel Cross, pastikan Anda menggunakan kabel UTP untuk menghubungkan dua perangkat yang memasang kabel UTP ke RJ45 dengan jenis Cross, ikuti langkah berikut iniKupas kabel UTP sampai Anda bisa menemukan 4 pasang kabel dengan warna berbeda-bedaSusun kabel dengan urutan Cross. Pastikan warna kedua ujung kabel disusun berbedaJika bingung, ikuti urutan kabel yang sudah dijelaskan di atasSetelah itu masukan setiap ujung kabel ke konektor RJ45Setelah kabel masuk dengan sempurna, kunci dengan Crimping ToolPastikan kedua ujung kabel diperlakukan samaSetelah memastikan kabel terpasang dengan benar ke konektor, lalu tes dengan kabel tester untuk mengetahui apakah kabel sudah terhubung dengan benar atau Cross memiliki fungsi berbeda dengan kabel Straight. Selain itu, urutan kabel jenis Cross dan Straight juga berbeda. Kabel Cross digunakan untuk menghubungkan dua jenis perangkat yang sama, seperti komputer ke komputer atau Switch ke Switch. Sedangkan urutan kabel Straight untuk menghubungkan dua perangkat berbeda seperti komputer dengan perbedaan kabel urutan Cross dan Straight sangat penting jika Anda ingin membangun suatu jaringan komputer. Memasang kabel UTP ke konektor RJ45 dengan urutan Cross dan Straight juga membutuhkan ketelitian tinggi. Jika asal-asalan, bisa jadi kabel UTP Anda tidak bisa digunakan dan Anda harus mengulangi proses pemasangan kabel UTP lagi dan lagi. Secara umum pengertian Kabel Crossover adalah sebuah kabel yang digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan Ethernet secara langsung, umumnya digunakan pada dua perangkat yang sama seperti komputer dan komputer ataupun router dengan router. Kabel ini digunakan untuk mengirim dan menerima data dengan memungkinkan transfer data yang kompleks antara perangkat. Kabel crossover Ethernet mirip dengan kabel straight-through bedanya kabel crossover memiliki pasangan kabel yang saling silang dikedua ujungnya. Kabel internal crossover membalikkan sinyal masuk dan keluar. Desain ini memungkinkan pin output data di salah satu ujung kabel dihubungkan langsung ke pin input data di ujung kabel yang lain. Perbedaan Fisik Kabel Crossover dan Kabel Straight-through Kedua jenis kabel ethernet ini biasanya digunakan di sebagian besar transmisi jaringan komputer. Kabel straight-through digunakan di jaringan area lokal untuk menghubungkan perangkat yang berbeda seperti komputer ke hub, router dan switch, PC dan switch, dan sebagainya. Kabel crossover hanya diperlukan saat menghubungkan dua perangkat dengan fungsi yang sama. Perbedaan signifikan lainnya antara kabel crossover dan kabel patch standar adalah bahwa setiap jenis akan memiliki susunan kabel yang berbeda dan juga untuk melayani tujuan yang berbeda. Saat kita memegang kedua ujung kabel dan melihat pin-Input output, dapat dilihat bahwa kabel straight-through memiliki pin warna kabel yang sama sementara kabel crossover memiliki pin yang berbeda. Ada dua standar untuk pengkabelan kabel Ethernet, seperti yang diakui oleh ANSI, TIA, dan EIA. Salah satunya adalah standar kabel T568A, dan yang lainnya adalah T568B. Kabel straight-through memiliki standar kabel satu di mana kedua ujungnya menggunakan standar kabel T568A, atau kedua ujungnya menggunakan standar kabel T568B. Tidak seperti kabel straight-through, kabel crossover menggunakan dua standar kabel yang berbeda. Salah satu ujungnya menggunakan standar kabel T568A sedangkan ujung lainnya menggunakan standar kabel T568B. Biasanya, kabel crossover memiliki tulisan Crossover atau Xover yang tercetak di atasnya untuk membedakannya dari kabel straight-through. Perbedaan Fungsi Kabel Straight-through dan Kabel Crossover Kabel crossover digunakan ketika Menghubungkan komputer ke komputer Menghubungkan router ke router Menghubungkan switch ke switch Menghubungkan hub ke hub dan Menghubungkan router ke PC karena kedua perangkat memiliki komponen yang sama Kabel straight-through digunakan ketika Menghubungkan router ke hub Menghubungkan komputer ke switch Menghubungkan peralatan jaringan lain yang berbeda Sebelumnya kabel crossover diperlukan untuk menghubungkan dua perangkat host secara langsung, sekaranhg cara ini tidak lagi diperlukan. Banyak perangkat jaringan modern mendukung Auto MDI-X, yang secara otomatis mampu mendeteksi jenis koneksi yang tepat pada kabel apa pun yang digunakan. Misalnya, jaringan antar komputer dengan Auto MDI-X dapat menggunakan kabel straight-through atau crossover untuk aplikasi apa pun. Cara Membuat Kabel crossover Kabel crossover adalah kabel yang digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan yang serupa, seperti antara komputer dan komputer, switch dan switch, atau hub dan hub. Berikut adalah cara membuat kabel crossover Bahan-bahan yang diperlukan Kabel UTP Unshielded Twisted Pair dengan dua konektor RJ45 Pin RJ45 Langkah-langkah penyusunan dan pembuatan kabel crossover Potong kabel UTP sesuai panjang yang diinginkan. Kelupas ujung kabel UTP sekitar 2,5 cm pada kedua ujung kabel. Urutkan kabel sesuai dengan standar T568A atau T568B. Berikut adalah urutan kabel yang digunakan pada standar T568B Ujung 1 Putih-jingga, oren, putih-hijau, biru, putih-biru, hijau, putih-coklat, coklat. Ujung 2 Putih-hijau, hijau, putih-oranye, biru, putih-biru, oranye, putih-coklat, coklat. Pasang pin RJ45 pada kedua ujung kabel. Pastikan kabel terpasang rapi pada pin. Gunakan tang untuk memotong ujung pin agar rata dengan kabel. Setelah selesai membuat kabel crossover, kamu dapat menghubungkan perangkat jaringan yang serupa menggunakan kabel tersebut. Pastikan perangkat sudah dihubungkan dengan benar dan mengkonfigurasi jaringan sesuai dengan kebutuhan. Kabel straight-through dan crossover adalah dua jenis kabel yang digunakan untuk jaringan Ethernet atau LAN. Keduanya digunakan untuk membangun jaringan LAN, tetapi fungsi kabel straight-through dan crossover sangat berbeda. LAN adalah jenis jaringan komputer dengan jangkauan terbatas. Hanya rentang komputer yang sempit yang dapat dihubungkan. Rumah, sekolah, lab, kampus, atau gedung perkantoran. Jaringan dapat dibentuk dengan bantuan kabel lurus dan silang. Untuk memahami kedua jenis kabel tersebut simak penjelasan pengertian, fungsi, penempatan dan perbedaan kabel straight dan crossover berikut ini. Pengertian Kabel Straight dan Cross LAN adalah jaringan yang terbatas pada satu ruangan di dalam gedung atau yang menghubungkan beberapa gedung dalam area geografis tertutup. Saat memesan kabel LAN, ada dua jenis kabel yaitu kabel straight dan kabel crossover. Kedua kabel tersebut merupakan standar untuk kabel UTP dalam tipe konfigurasi warna. Tujuan penggunaan kedua kabel tersebut pada dasarnya sama, hanya saja arah penggunaannya yang berbeda. Untuk kabel straight, urutan ujungnya harus sama persis dengan urutan ujung lainnya, tetapi untuk kabel crossover harus straight-through dan crossover adalah dua jenis kabel yang terlihat serupa, tetapi sebenarnya adalah jenis kabel yang sangat berbeda. Kabel straight dan kabel cross dijelaskan di bawah ini. 1. Kabel Straight Menurut Sugeng Purbawanto dalam bukunya Media Transmisi Telekomunikasi, kabel lurus adalah kabel yang memiliki urutan warna yang sama antara ujung konektor yang satu dengan ujung lainnya. Kabel yang biasa disebut dengan kabel straight memiliki urutan pemasangan yang berbeda. Dua standar instalasi yang umum digunakan TIA/EIA-568A dan TIA/EIA-568B. Di antara dua standar di atas, TIA/EIA-568B adalah standar instalasi yang paling banyak digunakan untuk jaringan LAN. Kabel straight-through digunakan untuk membuat koneksi antara berbagai perangkat. Misalnya, komputer dengan hub, komputer dengan sakelar, sakelar dengan router, router dengan hub, dan lain lain. 2. Kabel Cross Kabel Cross atau Crossover adalah jenis kabel yang digunakan untuk menghubungkan perangkat ke jaringan dengan cara peer-to-peer atau point-to-point. Pemasangan kabel jaringan crossover dilakukan dengan T568A di salah satu ujung konektor dan T568B di ujung konektor lainnya. Sejarah Kabel Straight Kabel UTP adalah kabel khusus untuk transmisi data. Singkatan dari UTP "Unshielded twisted pair" disebut unshielded karena memiliki resistansi yang lebih kecil interferensi elektromagnetik. disebut pasangan bengkok Sepasang kabel melingkari satu sama lain secara spiral. Ada dua jenis UTP 1. Untuk kabel telepon yang berisi 4 kabel. 2. Untuk jaringan komputer 8 kawat. UTP ditentukan oleh Asosiasi Industri Elektronik Jepang EIA dan Asosiasi Industri Telekomunikasi TIA. memiliki dua kriteria Struktur kabel sebuah EIA/TIA-568 dikeluarkan oleh Asosiasi Industri Elektronik dan Asosiasi Industri Telekomunikasi. ISO11801 yang dikeluarkan oleh ISO. Kabel UTP atau pasangan terpilin tanpa pelindung atau kabel Ethernet atau sebelumnya Yang disebut kabel LAN adalah kabel untuk menghubungkan antara perangkat yang terlibat dalam jaringan komputer komputer, hub, switch, router. Kabel ini terlihat seperti kabel telepon, hanya saja lebih besar. cara Yang dengan kabel UTP adalah kabel saja, tetapi kepala kabel memiliki 8 posisi. Konektor modular 8P8C biasa disebut RJ-45 RJ=registered jack. Secara fisik kabel UTP unshielded twisted pair terdiri dari empat pasang kabel. tengah. Setiap pasangan dipisahkan oleh lapisan pelindung. Jenis kabel ini eksklusif Bergantung pada efek konstelasi yang dibuat oleh pasangan string Membatasi degradasi sinyal yang disebabkan oleh EMI dan RFI. Kabel UTP dengan impedansi 100 ohm digunakan sebagai media jaringan. hal Ini berbeda dari jenis kabel twisted pair lainnya seperti telepon. UTP mudah karena memiliki diameter luar 1/4 inci Menginstal. UTP juga mendukung arsitektur jaringan umum Itu sangat populer. Catatan untuk kabel UTP dan Performa 10-100Mbps b. Biaya rata-rata rendah per node c. Media kecil dan ukuran konektor yaitu panjang kabel maksimum yang diijinkan 100m pendek Fungsi Kabel Straight dan Cross Kabel straight dan cross adalah dua jenis pada kabel UTP yang memiliki fungsi yang berbeda-beda. Berikut fungsi kabel straight dan cross adalah. 1. Fungsi Kabel Straight Kabel straight adalah jenis kabel yang dapat menghubungkan dua perangkat yang berbeda, yakni - Sebagai penghubung antara pada komputer dengan penghubung switch - Sebagai penghubung pada komputer dengan LAN pada modem cable/DSL - Sebagai penghubung router dengan LAN pada modem cable/DSL - Sebagai penghubung antara dengan switch ke router - Sebagai penghubung antara hub ke pada router. 2. Fungsi Kabel Cross Kabel crossover adalah kabel UTP yang memungkinkan Anda menghubungkan dua perangkat yang identik. Dikutip dari Computer Network Management oleh Adimas Ketut Nalendra, Saat menggunakan kabel crossover fitur-fiturnya adalah sebagai berikut - Sebagai penghubung antara 2 komputer - Sebagai penghubung antara 2 buah switch - Sebagai penghubung antara 2 buah hub - Sebagai penghubung switch dengan hub - Sebagai penghubung komputer dengan sebuah router. Susunan Warna Kabel Straight dan Cross dalam Jaringan Kabel straight dan kabel cross disusun oleh beberapa jenis-jenis kabel yang memiliki warna-warna yang tertentu. Menurut Sugeng Purbawan dalam buku yang sama, urutan warna kabel straight dan kabel cross adalah sebagai berikut. 1. Urutan Kabel Straight Tipe TIA/EIA-568A - Putih hijau - Hijau - Putih oranye - Biru - Putih biru - Oranye - Putih cokelat - Cokelat Tipe TIA/EIA-568B - Putih oranye - Oranye - Putih hijau - Biru - Putih biru - Hijau - Putih cokelat - Cokelat Itulah susunan pada warna kabel straight yang berdasarkan tipenya. Sebagai informasi, warna ujung pada konektor satu dan ujung konektor lainnya pada kabel straight memiliki warna yang sama. 2. Urutan Kabel Cross Seperti namanya, kabel crossover memiliki susunan warna pin yang berlawanan atau berlawanan. Susunan warna kabel crossover pada salah satu ujung konektor berbeda dengan pada ujung konektor lainnya. Di bawah ini adalah susunan warna kabel crossover pada jaringan LAN. Ujung Konektor 1 - Ujung Konektor 2 - Putih oranye - Oranye - Putih hijau - Biru - Putih biru - Hijau - Putih cokelat - Cokelat Perbedaan Kabel Straight dan Kabel Cross Berdasarkan pembahasan mengenai kabel straight-through dan crossover, terdapat beberapa perbedaan yang membedakan kedua jenis kabel tersebut. Mengutip dari buku Fundamental Hardware and Computer Networks Cecep Kurnia Sastradipraja, menunjukkan perbedaan antara kabel straight dan crossover 1. Perbedaan Warna Ujung Konektor Perbedaan warna pada ujung konektor merupakan perbedaan mendasar antara kedua jenis kabel tersebut. Kabel straight-through memiliki skema warna yang sama pada salah satu ujung konektor dan ujung konektor lainnya, sedangkan kabel crossover memiliki skema warna yang berbeda pada kedua ujung konektor. 2. Perbedaan Fungsi Kabel straight-through adalah jenis kabel yang digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang berbeda, dan kabel crossover adalah kabel yang digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sama. Ini adalah perbedaan antara kabel lurus dan kabel crossover. Kedua jenis kabel terlihat sama, tetapi ada perbedaan. Tip untuk membedakan antara kabel straight-through dan crossover adalah dengan melihat warna ujung konektornya. Jika kedua colokan berbeda warna, itu adalah kabel crossover. Jika warnanya sama, itu adalah kabel lurus. Cara lain untuk membedakan antara kabel straight-through dan kabel crossover adalah dengan memeriksa jenis perangkat yang terhubung. Jika perangkat adalah router, server host terhubung ke sakelar dan hub dan kabel yang digunakan adalah kabel lurus. Kabel crossover digunakan untuk menghubungkan perangkat dengan tipe yang sama. Manfaat Kabel UTP Kabel UTP memiliki banyak keunggulan. Tidak hanya mudah dipasang, tetapi ukurannya Ini kecil dan relatif murah dibandingkan dengan media lain. Salah satu kekurangannya adalah Rentan terhadap gangguan dari media dan perangkat lain di sekelilingnya. Namun, ini bukan halangan. Profesional jaringan masih menggunakan kabel UTP untuk membangun jaringan Jaringan komunikasi. Tips Crimping Kabel Sebelum saya selesai menjelaskan cara memasang kabel crossover dan straight, izinkan saya membagikan beberapa tips untuk melakukan crimping kabel dengan benar. Urutan warna benar, tetapi tidak dapat digunakan jika proses crimping kawat salah. Lihat deskripsi di bawah ini. 1. Siapkan peralatan crimping Untuk melakukan crimp kabel, diperlukan beberapa alat, antara lain kabel UTP sesuai kebutuhan, konektor RJ45 yang cukup, alat crimping untuk membuka kabel LAN, dan terakhir adalah LAN tester. 2. Potong isolator kabel UTP Selanjutnya, potong isolasi kabel UTP luar dan potong sekitar 3-4 cm. Kemudian pisahkan dan luruskan satu kabel dari yang lain. Setelah diurutkan sebagai straight-through atau crossover sesuai dengan kebutuhan Anda, potong semua kabel secara lurus sehingga Anda tidak akan kesulitan memasang jack RJ45 nanti. 3. Pasang kabel UTP Langkah selanjutnya adalah mencolokkan konektor RJ45. Pastikan pemasangan tidak terbalik seperti kait konektor RJ45 di bawahnya dan pastikan semuanya lurus. 4. Kunci RJ45 Selanjutnya Anda tinggal mengunci pada konektor RJ45 dengan menggunakan tang crimping, pastikan hingga terdengar pada suara klik pada konektor RJ45. 5. Pengetesan Langkah terakhir adalah menguji kebenaran dengan penguji LAN. Jika semua lampu pada LAN tester menyala, ini berarti pemasangan kabel jaringan telah berhasil diselesaikan. Kelebihan Kabel Straight Kelebihan Kabel UTP tidak menggunakan lapisan pelindung aluminium, yang membuat kabel lebih murah, lebih mudah dibentuk dan fleksibel. Kabel UTP mudah dirawat dan dirawat. Jaringan saluran yang rusak tidak memengaruhi jaringan atau saluran lain. Selain banyak kelebihannya, kabel UTP juga memiliki satu kekurangan. Kekurangan yang ada pada kabel UTP seperti Kabel UTP tidak memiliki pelindung aluminium, membuatnya lebih rentan terhadap energi elektromagnetik dari benda dan perangkat. Kabel mudah rusak karena mudah berjamur dan tidak memiliki pelindung. Jarak atau area terbatas, jarak maksimal 100 meter. Transmisi data melalui kabel UTP dipengaruhi oleh jarak. Oleh karena itu, semakin jauh jaraknya, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk menghubungkan dan mengirimkan data, dan sebaliknya, semakin pendek jaraknya, semakin cepat transmisi datanya. Ada berbagai pengaturan untuk pengkabelan dalam jaringan langsung itu sendiri, beberapa menggunakan kabel straight-through dan beberapa menggunakan kabel crossover. Kabel lurus disusun dalam urutan kabel putih-oranye → kabel oranye → kabel putih-hijau → kabel biru → kabel biru-putih → kabel hijau → kabel biru. Coklat - kabel putih, dan akhirnya kabel biru, kabel coklat. Kabel ini kemudian memiliki susunan yang sama pada ujung pertama dan terakhir atau ujung pertama dan kedua, dan beberapa jenis kabel lainnya seperti kabel STP dan twisted pair terlindung untuk membuat jaringan lurus. Dimana UTP tidak memiliki pelindung berupa aluminium, kabel STP memiliki pelindung. Ada juga kelebihan lain yang membuat kabel STP sangat berbeda dengan kabel UTP. Pengertian dan Fungsi Kabel Jaringan Straight dan Cross Kabel straight dan cross sejatinya adalah kabel UTP yang dipilin sesuaid dengan standart urutan kabel. Kabel straight sendiri adalah kabel jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan 2 perangkat dalam jaringan komputer yang memiliki fungsi yang berbeda, misalnya untuk menghubungkan komputer dengan switch, komputer dengan modem, ataupun switch dengan router. Sedangkan kabel cross adalah kabel jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan 2 perangkat jaringan yang memiliki fungsi sama seperti switch dengan switch, komputer dengan komputer. Pada kesempatan ini saya akan berbagi tentang perbedaan antara kabel straigh dan kabel cross dalam jaringan komputer. Baca Juga Pengertian, Fungsi dan Cara Membuat Kabel Straight Pada Jaringan Komputer Perbedaan Kabel Straight dan dan Cross Berdasarkan Fungsinya Kabel Straght Fungsi Menghubungkan 2 perangkat yang berbeda Contoh Komputer dengan switch, komputer dengan router, komputer dengan modem, modem dengan switch, modem dengan access point, router dengan access point, access point dengan switch. Kabel Cross Fungsi Untuk menghubungkan 2 perangkat jaringan yang mempunyai fungsi sama Contoh komputer dengan komputer, switch dengan switch, hub dengan hub, dan lain-lain. Baca Juga Pengertian, Fungsi dan Cara Membuat Kabel Cross Pada Jaringan Komputer Perbedaan Kabel Straight dan Cross Berdasarkan Urutan kabel cara Cara Menyusunya Untuk memudahkan untuk mengetahui perbedaan kabel straght dan kabel cross berdasarkan urutan kabel, perhatikan tabel berikut PIN KABEL STRAIGHT PIN KABEL CROSS UJUNG KABEL A UJUNG KABEL B UJUNG KABEL A UJUNG KABEL B 1 Putih Orange Putih Orange 1 Putih Orange Putih Hijau 2 Orange Orange 2 Orange Hijau 3 Putih Hijau Putih Hijau 3 Putih Hijau Putih Orange 4 Biru Biru 4 Biru Biru 5 Putih Biru Putih Biru 5 Putih Biru Putih Biru 6 Hijau Hijau 6 Hijau Orange 7 Putih Coklat Putih Coklat 7 Putih Coklat Putih Coklat 8 Coklat Coklat 8 Coklat Coklat Perbedaan Kabel Straight dan Kabel Cross Pada Jaringan Komputer Reviewed by Mujiono on 931 AM Rating 5 Diposting oleh Unknown 5/23/2016 034800 PM 0 komentar » Pengkabelan Terdapat 2 pengkabelan yakni Tipe Pengkabelan Straght Tipe Pengkabelan Crossover 1 Kabel Straight Digunakan untuk menghubungkan antara PC Personal Computer dengan perangkat atau dengan perangkat switch. Pengkabelan tipe Straight urutan warna pada konektor RJ-45 pada ujung yang satu sama dengan urutan warna pada ujung yang lain. Kabel Jenis ini digunakan untuk menghubungkan perangkat jaringan komputer yang berbeda jenis contoh untuk menghubungkan PC ke HUB 2 Kabel Crossover Digunakan untuk menghubungkan antar PC Personal Computer dengan PC Personal Computer atau menghubungkan HUB dengan HUB. Pengkabelan tipe cross urutan warna kabel terpasang pada konektor RJ-45 pada ujung yang satu tidak sama dengan urutan warna pada ujung yang lain. Kabel Jenis ini digunakan untuk menghubungkan perangkat jaringan komputer yang sejenis contoh untuk menghubungkan PC ke PC

kelebihan dan kekurangan kabel straight dan crossover