kelebihan dan kekurangan sistem informasi manajemen

KelebihanSistem Pendidikan di Indonesia 1. Sistem Edukasi Yang Beragam. Tanah air kita sejatinya memiliki keanekaragaman budaya dan juga. Oleh sebab itulah, maka sistem pendidikan pun dibuat dengan apa yang dapat menyesuaikan dengan kekayaan bangsa Indonesia. Adapun jenis jenjang yang dapat dipilih, yaitu formal, nonformal dan informal. 2. OlehGuru Pendidikan Diposting pada Desember 3, 2019. Extranet : Pengertian, Komponen, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap – Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Extranet. Ada yang sudah mengenal [] KelebihanSistem Informasi JIBAS : Gratis. Lengkap, bahkan lebih lengkap dibandingkan Paket Aplikasi Sekolah yang berbayar. Tersedi fitur jendela sekolah yang diberikan secara gratis. Selain mempunya keunggulan , menurut Sisteminformasi manajemen adalah alat yang akan memberikan data akurat yang dibutuhkan perusahaan. Melalui sistem, data yang masuk akan diolah secara otomatis sehingga membantu tugas manajemen agar lebih efektif dan efisien. Dan dengan dukungan teknologi internet, Anda juga bisa mengambil data yang dibutuhkan pada sistem secara realtime. Soalsoal uts dan uas manajemen strategi soal soal uts manajemen strategi. Dalam sistem informasi manajemen. Http Repository Uinjkt Ac Id Dspace Bitstream 123456789 42442 2 Hilda 20farhana Fitk Pdf Berikan satu contoh peran sistem informasi manajemen untuk mencapai keunggulan strategis. Contoh soal uts sistem informasi manajemen. Soal uas Wie Gut Kann Ich Flirten Test. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PADA ORGANISASI PUBLIK DAN SWASTA 1. Kelebihan Sistem Informasi Manajemen pada Organisasi Publik Kelebihan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian dalam Organisasi Publik. Pelaksanaan kegiatan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian tidak hanya terbatas pada pengoperasin program untuk memasukkan data, tetapi harus didukung dengan daya kerja yang efisien dan akurat sehingga memiliki manfaat ü Pelacakan informasi data seorang pegawai akan mudah dan cepat. ü Pembuatan laporan yang bersifat rutin dan berkala akan cepat dan mudah dikerjakan. ü Mengetahui gambaran tentang nama-nama pegawai yang akan pensiun di masa mendatang. ü Mengetahui gambaran tentang nama-nama pegawai yang akan naik pangkat dan mengetahui daftar kenaikan gaji berkala di masa mendatang. ü Memudahkan suatu pekerjaan yang berhubungan dengan kepegawaian. ü Mendapatkan informasi tentang keadaan pegawai dengan cepat dan akurat. ü Mengetahui dan merencanakan penyebaran pegawai. ü Merencanakan penerimaan pegawai baru Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian SIMPEG SIMPEG Sistem Informasi Manajemen Pegawai didefinisikan sebagai Sistem Informasi terpadu, yang meliputi pendataan pegawai, pengolahan data, prosedur, tata kerja, sumber daya manusia dan teknologi informasi untuk menghasilkan informasi yang cepat, lengkap dan akurat dalam rangka mendukung administrasi kepegawaian. SIMPEG sebagai aplikasi penyedia informasi kepegawaian menangani manajemen data kepegawaian yang memiliki banyak kelebihan dengan kemampuan sebagai berikut ü Pemrosesan data informasi kepegawaian yang cepat dengan komputerisasi pemrosesan data dapat dilakukan dengan cepat. ü Informasi yang diproses akurat karena adanya berbagai validasi dan control. ü Informasi yang disampaikan lebih ringkas dan dapat dicari dengan cepat karena tersimpan dalam media penyimpanan yang dapat diakses setiap saat. ü Informasi lebih terjamin keamanannya, dengan adanya validasi pemakai dan level tingkat pemakai, sehingga hanya pemakai yang berhak saja yang bisa menggunakan informasi kepegawaian. ü Pemeliharaan informasi kepegawaian relatif mudah dan sederhana serta dapat digunakan untuk mengukur kinerja pegawai dalam mengolah dan menjalankan proses-proses kepegawaian. Aplikasi SIMPEG dirancang untuk membantu dan mempermudah tugas-tugas pegawai yang berkaitan dengan kepegawaian, antara lain ü Menyediakan informasi kepegawaian yang cepat, tepat, akurat dan up to date ü Menyediakan proses pencarian data berdasarkan kriteria-kriteria tertentu ü Melakukan tugas-tugas rutin update data kepegawaian, misalnya update data kegiatan pegawai, meng-upload dan mengelola dokumen kegiatan ataupun berkas usulan, menangani kenaikan pangkat, penilaian angka kredit, kenaikan jabatan, penanganan surat masuk dan keluar. ü Transfer data kepegawaian antar bagian. Untuk memanfaatkan aplikasi SIMPEG membutuhkan validasi user setiap kali menjalankan SIMPEG. Proses ini dilakukan dengan cara login yang merupakan gerbang user untuk masuk ke dalam sistem. Dengan menu login maka informasi lebih terjamin keamanannya sehingga hanya pemakai yang berhak saja yang dapat menggunakan informasi kepegawaian. Pada umumnya SIMPEG mencakup proses yang berkaitan dengan perencanaan pegawai, administrasi pegawai, evaluasi kinerja pegawai, pendidikan dan pelatihan, dan pensiun. 2. Kekurangan Sistem Informasi Manajemen pada Organisasi Publik. Secara teknis beberapa kelemahan yang masih dihadapi oleh sebagian organisasi pemerintah daerah ialah ü Belum adanya dokumentasi mengenai bagan arus ringkasan sum­maryflow chart yang memperlihatkan aliran/arus data sejak data mentah sampai dengan informasi tercetak. Persoalan ini kelihatannya sederhana, tetapi terkadang bisa menyulitkan pihak manajer dalarn mengawasi arus informasi yang terdapat dalam organisasi yang dipimpinnya. ü Lemahnya Data Management Systems. Ini terbukti dari belurn ada­nya standar operasi yang baku, munculnya ekses overflow report­ing, redundancy yang tidak efisien dan sebagainya. ü Prosedur untuk melihat data secara insidental masih terlalu lama. ini barangkali disebabkan karena banyak Kantor PDE yang tidak meng­gunakan sistem database relasional yang lebih efisien sehingga direct access sulit dilakukan. ü Tata‑ruang perkantoran masih kurang memadai. Ruang untuk kegiatan‑kegiatan ketatausahaan tulis‑menulis, operasi komputer, atau penyortiran data masih bercampur‑baur sehingga pekerjaan menjadi kurang sistematis. ü Untuk perawatan mesin atau perangkat keras, organisasi masih menggantungkan diri kepada pihak pemasok dengan sistem kontrak per tahun. Akibatnya kalau ada kerusakan‑kerusakan teknis, sekalipun sangat sederhana, tidak bisa segera diatasi sendiri oleh para pegawai. Kelemahan seperti ini masih umum dihadapi oleh organisasi‑organisasi pemerintah di daerah. 1. Kelebihan Sistem Informasi Manajemen pada Organisasi Swasta ü Meningkatkan Efisiensi Operasional Investasi di dalam teknologi sistem informasi dapat menolong operasi perusahaan menjadi lebih efisien. Efisiensi operasional membuat perusahaan dapat menjalankan strategi keunggulan biaya low-cost leadership. Dengan menanamkan investasi pada teknologi sistem informasi, perusahaan juga dapat menanamkan rintangan untuk memasuki industri tersebut barriers to entry dengan jalan meningkatkan besarnya investasi atau kerumitan teknologi yang diperlukan untuk memasuki persaingan pasar. Selain itu, cara lain yang dapat ditempuh adalah mengikat lock in konsumen dan pemasok dengan cara membangun hubungan baru yang lebih bernilai dengan mereka. ü Memperkenalkan Inovasi Dalam Bisnis Penggunaan ATM. automated teller machine dalam perbankan merupakan contoh yang baik dari inovasi teknologi sistem informasi. Dengan adanya ATM, bank-bank besar dapat memperoleh keuntungan strategis melebihi pesaing mereka yang berlangsung beberapa tahun. Penekanan utama dalam sistem informasi strategis adalah membangun biaya pertukaran switching costs ke dalam hubungan antara perusahaan dengan konsumen atau pemasoknya. Sebuah contoh yang bagus dari hal ini adalah sistem reservasi penerbangan terkomputerisasi yang ditawarkan kepada agen perjalanan oleh perusahaan penerbangan besar. Bila sebuah agen perjalanan telah menjalankan sistem reservasi terkomputerisasi tersebut, maka mereka akan segan untuk menggunakan sistem reservasi dari penerbangan lain. ü Membangun Sumber-Sumber Informasi Strategis Teknologi sistem informasi memampukan perusahaan untuk membangun sumber informasi strategis sehingga mendapat kesempatan dalam keuntungan strategis. Hal ini berarti memperoleh perangkat keras dan perangkat lunak, mengembangkan jaringan telekomunikasi, menyewa spesialis sistem informasi, dan melatih end users. Sistem informasi memungkinkan perusahaan untuk membuat basis informasi strategis strategic information base yang dapat menyediakan informasi untuk mendukung strategi bersaing perusahaan. Informasi ini merupakan aset yang sangat berharga dalam meningkatkan operasi yang efisien dan manajemen yang efektif dari perusahaan. Sebagai contoh, banyak usaha yang menggunakan informasi berbasis komputer tentang konsumen mereka untuk membantu merancang kampanye pemasaran untuk menjual produk baru kepada konsumen. Fungsi dari sistem informasi tidak lagi hanya memproses transaksi, penyedia informasi, atau alat untuk pengambilan keputusan. Sekarang sistem informasi dapat berfungsi untuk menolong end user manajerial membangun senjata yang menggunakan teknologi sistem informasi untuk menghadapi tantangan dari persaingan yang ketat. Penggunaan yang efektif dari sistem informasi strategis menyajikan end users manajerial dengan tantangan manajerial yang besar. 2. Kekurangan Sistem Informasi Manajemen Kekurangan Sistem Informasi Manajemen pada Organisasi Swasta adalah dapat memberikan dampak bagi lingkungan sosial seperti pengurangan tenaga kerja, sehingga dapat menambah angka pengangguran. Selain itu dengan adanya SIM tersebut membuat ketergantungan manusia terhadap SIM tersebut,, sehimgga mengesampingkan rasionalitas manusia itu sendiri. SUMBER REFERENSI PERBEDAAN WEBSITE ORGANISASI PUBLIK DENGAN ORGANISASI SWASTA Warna Website resmi dari pemerintahan Indonesia ini di dominasi oleh warna merah dengan tulisannya juga dan sebagian tulisan memakai tulisan hitam. Letak Letak menu-menu lumayan baik, dengan tujuh pilihan utama dibagian atas atau diabawah header, bagian kiri atas ada video yang menampilkan tentang Indonesia, dan bagian tengah terdapat berbagai informasi mengenai berita terkini Indonesia beserta gambarnya. Filosofi Filosofi mengenai website ini adalah tampilannya yang berwarna merah merupakan bagian dari bendera Negara Indonesia, dan memakai lambang garuda pancasila sebagai simbol dari jati diri negara Indonesia dan semboyan Bhineka Tunggal Ika. Fasilitas yang Ada Terdapat fasilitas yang cukup memadai dari website ini, dimana terdapat menu mengenai info tentang Indonesia, informasi tentang Presiden dan Wakilnya, Kabinet Indonesia bersatu jilid II, produk hukum, pidato, istana. Informasi tersebut bisa diakses siapa saja yang ingin mengetahui lebih jauh tentang Negara Indonesia. Contoh Warna Website ini memilki warna dominan biru,ada warna merah pada bagian atas tampilan. Konten Isi pada website ini ada halaman Utama, Galeri Kegiatan, Suara Pembaca, Link-link resmi pemerintah lainnya, dan berita-berita seputar Hukum. Gambar Pada website ini terdapat foto kegiatan – kegiatan dari komisi hukum, lambang negara burung garuda, simbol – simbol dari hukum palu hakim,buku undang - undang dan gedung dari komisi hukum tersebut. Aspek Warna Website resmi PT Pertamina ini di dominasi oleh warna biru muda sebagai backgroundnya, dengan tulisan warna biru dan merah. Letak Letak dari menu cukup baik dengan desain website yang sederhana, dan dibagian atas terdapat gambar mengenai pertamina yang setiap detiknya bisa berganti-ganti. Filosofi Website ini menggunakan logo pertamina dibagian kanan atas dimana itu mengindikasikan sebagai perusahaan milik Indonesia. Fasilitas yang Ada Terdapat beberapa pilihan menu utama yang dapat diakseses pengunjung unuk mengetahui mengenai produk apa saja yang ada di perttamina ini Contoh Warna Warna dasar putih dengan dominan warna biru Layout Tidak terdapat gambar pada background. Namun dalam situs terdapat tampilan lambang dari perusahaan tersebut. Fasilitas yang harus ada Semua fasilitas telah ada dalam situs ini. Posisi menu dan berita Dalam website ini posisi menunya ada dibagian atas,dan bagian samping kanan. berita terdapat pada bagian tengah tampilan. dan terdapat bagian iklan dalam tampilan sebelah kanan. Warna Warna dasar putih dengan warna – warna tulisan yang variatif. Dan terdapat variasi warna oranye-pink dan biru. Layout Terdapat background, mungkin lambang dari perusahaan. Hanya background tersebut hanya berada pada tampilan bagian atas web. Fasilitas yang harus ada Dalam website ini sudah ada fasilitas semuanya. Posisi menu dan berita Posisi menu dalam website ini ada dibagian atas, dan posisi berita juga ada dibagian atas,jika di klik news info baru akan muncul. SUMBER REFERENSI Pengertian Sistem InformasiManfaat Sistem InformasiJenis-Jenis Sistem Informasi1. Sistem Informasi Transaksi Transaction Processing System/TSP2. Sistem Informasi Manajemen Management Information System/MIS3. Sistem Informasi Keputusan Decision Support System/DSS4. Sistem Informasi Eksekutif Executive Information System/EISKomponen Sistem Informasi1. Hardware2. Software3. Basis Data4. Jaringan KomunikasiSiklus Hidup Sistem Informasi1. Perencanaan Sistem Informasi2. Analisis Sistem Informasi3. Perancangan Sistem Informasi4. Implementasi Sistem Informasi5. Operasi dan Pemeliharaan Sistem InformasiKelebihan Sistem Informasi1. Efisiensi Operasional2. Peningkatan Produktivitas3. Penyimpanan Data yang Aman dan Terpusat4. Kemampuan untuk Mengambil Keputusan yang CepatKekurangan Sistem Informasi1. Kebutuhan Biaya yang Tinggi2. Kesulitan dalam Integrasi Sistem3. Keamanan Data yang Rawan Terhadap SeranganKesimpulanRingkasanSaranPengertian Sistem InformasiApa itu Sistem Informasi? Sistem Informasi adalah suatu rangkaian komponen yang terintegrasi secara sinergis untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan menyediakan informasi dalam suatu organisasi atau Informasi SI melibatkan penggunaan teknologi informasi untuk mengelola data dan informasi guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dan lebih kata lain, Sistem Informasi adalah cara untuk mengelola informasi yang diperlukan untuk menjalankan bisnis dan membuat Sistem InformasiSistem Informasi menjadi sangat penting dalam dunia bisnis modern. Bisnis yang efektif memerlukan SI yang efektif pula. Sistem Informasi memiliki banyak manfaat yang dapat membantu bisnis dalam berbagai cara, antara lainMempercepat pengambilan keputusan dengan menyediakan data dan informasi secara real-time dan efisiensi operasional dengan otomatisasi proses bisnis yang dapat menghemat waktu dan kualitas produk dan layanan dengan penggunaan data dan informasi yang lebih baik untuk melakukan perencanaan dan daya saing dan inovasi dengan memungkinkan bisnis untuk mengambil keputusan yang lebih baik berdasarkan data dan perusahaan untuk melakukan bisnis dengan cara baru, seperti e-commerce dan pemasaran dasar untuk analisis dan pengambilan keputusan yang lebih baik dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin keseluruhan, SI adalah alat penting yang dapat membantu bisnis untuk beroperasi dengan lebih efisien, meningkatkan efektivitas, dan meningkatkan daya Sistem Informasi1. Sistem Informasi Transaksi Transaction Processing System/TSPSistem Informasi Transaksi TSP digunakan untuk mengelola transaksi harian dalam sebuah organisasi atau perusahaan, seperti penjualan, pembelian, atau terdiri dari database transaksi yang memungkinkan informasi transaksi dapat diakses dengan cepat dan akurat. TSP juga dapat menghasilkan laporan transaksi untuk membantu manajemen dalam membuat keputusan operasional Sistem Informasi Manajemen Management Information System/MISSistem Informasi Manajemen MIS membantu manajemen dalam memantau kinerja bisnis dengan menyediakan informasi yang diperlukan dalam mengambil keputusan menyediakan laporan yang berguna seperti laporan keuangan, laporan penjualan, dan laporan produksi yang memungkinkan manajemen untuk memantau kinerja bisnis secara keseluruhan. MIS biasanya digunakan oleh manajemen tingkat Sistem Informasi Keputusan Decision Support System/DSSSistem Informasi Keputusan DSS membantu pengambilan keputusan dalam situasi yang kompleks dan tidak pasti. DSS biasanya digunakan untuk analisis data, peramalan, dan pengambilan keputusan berdasarkan simulasi dan mengumpulkan data dari berbagai sumber dan memprosesnya dengan algoritma tertentu untuk memberikan rekomendasi dan alternatif keputusan yang paling Sistem Informasi Eksekutif Executive Information System/EISSistem Informasi Eksekutif EIS menyediakan informasi secara langsung untuk para eksekutif dan manajemen tingkat atas untuk membantu mereka dalam mengambil keputusan menyediakan informasi yang berkaitan dengan kinerja bisnis secara keseluruhan, seperti laporan keuangan, tren pasar, dan hasil riset. EIS biasanya dirancang dengan antarmuka grafis yang mudah digunakan dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan keseluruhan, jenis-jenis sistem informasi yang berbeda memiliki tujuan dan fungsi yang berbeda-beda, dan dapat membantu organisasi atau perusahaan dalam mengelola informasi dengan lebih efektif dan Sistem Informasi1. HardwareHardware perangkat keras adalah komponen fisik yang digunakan dalam SI, termasuk komputer, perangkat penyimpanan data, perangkat jaringan, printer, dan perangkat keras adalah salah satu komponen utama SI, karena menyediakan infrastruktur yang diperlukan untuk mengumpulkan, menyimpan, dan memproses SoftwareSoftware perangkat lunak adalah program atau aplikasi yang digunakan untuk mengelola dan memproses data dalam SI. Software dapat dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu software sistem dan software sistem seperti sistem operasi dan pengelola basis data digunakan untuk mengelola dan mengoptimalkan penggunaan perangkat keras, sementara software aplikasi seperti program pengolah kata dan program akuntansi digunakan untuk memproses informasi spesifik dalam konteks bisnis atau Basis DataBasis data database adalah kumpulan data yang terstruktur dan disimpan dalam format elektronik, yang dapat diakses dan diproses oleh data biasanya terdiri dari beberapa tabel atau entitas yang saling terkait, dan digunakan untuk mengelola data yang berbeda dalam organisasi. Basis data dapat diakses dan dimanipulasi melalui software pengelola basis data seperti Oracle dan Jaringan KomunikasiJaringan komunikasi adalah infrastruktur yang digunakan untuk menghubungkan perangkat keras dan perangkat lunak dalam SI, sehingga memungkinkan pengiriman dan penerimaan informasi antara komponen SI yang komunikasi dapat terdiri dari beberapa komponen seperti kabel, router, switch, dan modem. Jaringan komunikasi juga dapat menggunakan teknologi nirkabel seperti Wi-Fi dan keseluruhan, komponen SI yang berbeda bekerja sama untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh organisasi atau masing-masing komponen sangat penting dalam memastikan SI dapat berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat yang Hidup Sistem InformasiSiklus hidup sistem informasi adalah rangkaian tahapan yang dijalankan dalam membangun dan mengelola SI dalam sebuah organisasi. Siklus ini terdiri dari lima tahapan utama, yaitu perencanaan, analisis, perancangan, implementasi, dan operasi dan Perencanaan Sistem InformasiPerencanaan sistem informasi merupakan tahap awal dalam siklus hidup SI. Pada tahap ini, organisasi menentukan kebutuhan dan tujuan SI yang ingin ini melibatkan identifikasi masalah, pemetaan kebutuhan bisnis, penentuan anggaran, dan penentuan sumber daya yang dari tahap ini adalah dokumen rencana bisnis yang berisi deskripsi lengkap tentang SI yang akan dibangun dan bagaimana SI tersebut akan membantu organisasi mencapai tujuan Analisis Sistem InformasiPada tahap analisis, organisasi melakukan penelitian lebih mendalam tentang SI yang ingin dibangun. Tahap ini melibatkan analisis kebutuhan pengguna, analisis proses bisnis, analisis data, dan pemetaan kebutuhan fungsional dan dari tahap ini adalah dokumen spesifikasi kebutuhan yang berisi deskripsi rinci tentang fungsionalitas SI dan persyaratan teknis yang harus Perancangan Sistem InformasiTahap perancangan adalah tahap di mana organisasi merancang struktur dan arsitektur SI berdasarkan hasil dari tahap ini melibatkan perancangan basis data, perancangan antarmuka pengguna, perancangan arsitektur jaringan, dan perancangan sistem keamanan. Hasil dari tahap ini adalah dokumen rancangan sistem yang berisi deskripsi rinci tentang struktur dan arsitektur Implementasi Sistem InformasiTahap implementasi adalah tahap di mana organisasi membangun dan menginstal SI berdasarkan hasil dari tahap ini melibatkan pengembangan software, pengadaan hardware, konfigurasi basis data, konfigurasi jaringan, dan pengujian sistem. Setelah sistem berhasil diuji, maka sistem siap untuk diluncurkan dan diimplementasikan secara Operasi dan Pemeliharaan Sistem InformasiTahap terakhir dalam siklus hidup SI adalah operasi dan pemeliharaan. Pada tahap ini, organisasi memantau dan menjalankan SI, melakukan pemeliharaan rutin, dan melakukan perbaikan dan peningkatan jika ini melibatkan monitoring kinerja SI, menjaga keamanan SI, melakukan backup dan restore data, serta melakukan perbaikan dan upgrade sistem. Tahap ini berlangsung selama seluruh masa penggunaan SI dan berakhir ketika SI dihapus atau diganti dengan sistem hidup Sistem Informasi sangat penting untuk memastikan bahwa SI yang dibangun dapat berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat yang diharapkan. Setiap tahap dalam siklus hidup memiliki peran dan tanggungKelebihan Sistem InformasiSistem informasi membawa banyak manfaat bagi organisasi, termasuk meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, penyimpanan data yang aman dan terpusat, dan kemampuan untuk mengambil keputusan yang Efisiensi OperasionalSistem informasi membantu meningkatkan efisiensi operasional dengan mengotomatisasi tugas-tugas rutin dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas ini memungkinkan staf untuk fokus pada tugas-tugas yang lebih penting dan strategis, sehingga mempercepat waktu respon terhadap kebutuhan pelanggan dan meningkatkan kepuasan Peningkatan ProduktivitasDengan Sistem informasi, organisasi dapat meningkatkan produktivitas karena SI memungkinkan akses data dan informasi yang lebih cepat dan mudah, sehingga memungkinkan staf untuk membuat keputusan yang lebih cepat dan itu, SI juga memungkinkan staf untuk berkomunikasi dan bekerja sama secara lebih efektif, baik di dalam maupun di luar Penyimpanan Data yang Aman dan TerpusatSistem informasi memungkinkan penyimpanan data yang aman dan terpusat, sehingga memudahkan pengelolaan dan akses data. Dengan SI, data dapat diakses secara cepat dan mudah, dan organisasi dapat memastikan keamanan data dengan mengontrol akses ke data Kemampuan untuk Mengambil Keputusan yang CepatSistem informasi juga memungkinkan organisasi untuk mengambil keputusan yang cepat dan tepat dengan menyediakan informasi dan analisis data yang ini memungkinkan organisasi untuk merespons perubahan pasar dan lingkungan bisnis dengan lebih cepat dan efektif, sehingga dapat meningkatkan daya saing dan mempercepat pertumbuhan Sistem informasi tidak hanya meningkatkan efisiensi dan produktivitas organisasi, tetapi juga memberikan manfaat finansial. Investasi dalam SI dapat membantu organisasi mengurangi biaya operasional, meningkatkan efisiensi, dan meningkatkan daya karena itu, investasi dalam SI merupakan investasi yang sangat penting bagi setiap organisasi yang ingin bertahan dan tumbuh dalam lingkungan bisnis yang semakin kompleks dan Sistem InformasiMeskipun SI memberikan banyak manfaat bagi organisasi, namun terdapat beberapa kekurangan tantangan yang harus dihadapi dalam adalah beberapa tantangan SI yang umum dihadapi oleh organisasi1. Kebutuhan Biaya yang TinggiPengembangan dan implementasi SI membutuhkan biaya yang tinggi. Investasi dalam perangkat keras dan perangkat lunak baru, pelatihan karyawan, dan dukungan teknologi yang diperlukan untuk menjalankan sistem dapat memakan banyak itu, organisasi harus mempertimbangkan biaya ini secara matang dan memastikan bahwa penggunaan SI akan memberikan manfaat yang signifikan bagi Kesulitan dalam Integrasi SistemOrganisasi yang memiliki sistem informasi yang kompleks seringkali mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan sistem-sistem tersebut menjadi satu sistem yang ini dapat mengakibatkan data dan informasi yang tidak konsisten dan sulit untuk dikelola, serta kesulitan dalam berbagi data dan informasi antara departemen dan unit organisasi yang Keamanan Data yang Rawan Terhadap SeranganSistem informasi menyimpan data dan informasi yang sensitif dan penting bagi organisasi. Oleh karena itu, keamanan data menjadi hal yang sangat penting. Data dan informasi yang disimpan dalam SI dapat menjadi target serangan oleh hacker dan harus memastikan bahwa sistem keamanan yang kuat telah diterapkan untuk melindungi data dan informasi dari ancaman yang menghadapi tantangan ini, organisasi harus mengambil tindakan yang tepat untuk memastikan bahwa SI yang digunakan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang signifikan bagi bagi organisasi untuk memiliki strategi SI yang matang dan mengintegrasikan SI dengan strategi bisnis dan teknologi yang lebih luas, serta memastikan bahwa keamanan data dan privasi dijaga dengan mengatasi tantangan ini, organisasi dapat memaksimalkan manfaat SI dan meningkatkan daya saing mereka di Informasi adalah suatu sistem yang terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, basis data, dan jaringan komunikasi yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, memproses, dan membagikan informasi yang diperlukan oleh SI yang umum meliputi sistem informasi transaksi, sistem informasi manajemen, sistem informasi keputusan, dan sistem informasi eksekutif. Komponen utama SI meliputi hardware, software, basis data, dan jaringan hidup SI meliputi perencanaan, analisis, perancangan, implementasi, dan operasi serta pemeliharaan. Penggunaan SI memberikan banyak manfaat bagi organisasi, termasuk efisiensi operasional, peningkatan produktivitas, penyimpanan data yang aman dan terpusat, serta kemampuan untuk mengambil keputusan yang terdapat beberapa tantangan dalam penggunaan SI, seperti kebutuhan biaya yang tinggi, kesulitan dalam integrasi sistem, dan keamanan data yang rawan terhadap mengoptimalkan manfaat SI dan mengatasi tantangan yang muncul, organisasi perlu memperhatikan beberapa saran berikutMemiliki strategi SI yang matang dan terintegrasi dengan strategi bisnis dan teknologi yang lebih bahwa keamanan data dan privasi dijaga dengan baik dengan menerapkan sistem keamanan yang bahwa biaya pengembangan dan implementasi SI telah dipertimbangkan secara matang dan memberikan manfaat yang signifikan bagi sistem SI yang terintegrasi dan dapat berfungsi dengan baik di seluruh departemen dan unit pemeliharaan rutin dan pembaruan pada SI untuk memastikan bahwa sistem tetap berfungsi dengan baik dan menerapkan saran-saran ini, organisasi dapat memaksimalkan manfaat SI dan meminimalkan risiko serta tantangan yang muncul dalam penggunaannya. Kemajuan informasi diberbagai bidang telah dirasakan manfaatnya didalam kehidupan sehari-hari, baik bidang yang dikelola oleh instansi pemerintah maupun swasta. Kemajuan tersebut mempunyai peranan yang sangat penting dalam pembangunan nasional karena pembangunan yang dilakukan pada hakekatnya adalah merupakan suatu proses perubahan yang terus-menerus menuju pada perbaikan dan kemajuan,dimana saat ini telah menyentuh berbagai bidang. Kemajuan yang telah dicapai salah satunya yaitu bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Perkembangan informasi saat ini memunculkan harapan yang dapat meningkatkan cara kerja yang efektif dan efisien. Dalam melaksanakan aktifitas pada instansi pemerintah maupun swasta dalam mengambil keputusan Salah satu kebutuhan dari organisasi swasta maupun pemerintah dalam penyediaan sarana informasi adalah informasi yang berbasis teknologi. Dimana system yang telah menggunakan komputerisasi memiliki tingkat kehandalan yang jauh lebih cepat serta lebih efisien dalam pengolahan data bila dibandingkan dengan system manual, sehingga kebutuhan akan adanya komputerisasi dalam pengolahan data sangatlah dibutuhkan. KELEMAHAN DAN KEUNTUNGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN A. Pengertian Sistem Informasi Suatu sistem dapat didefinisikan menjadi dua penekanan yaitu dengan menekankan pada prosedurnya dan menekankan pada komponen atau elemennya. Definisi sistem yang menekankan pada prosedurnya adalah“Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu”. Sedangkan definisi sistem yang menekankan pada elemennya adalah“Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang saling berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu”.[1] Informasi merupakan sekumpulan data yang telah diproses menjadi bentuk yang lebih berarti bagi yang menerimanya, sehingga dapat digunakan sebagai pengambilan keputusan. Sumber informasi tersebeut adalah merupakan bentuk yang masih mentah yang belum dapat bercerita banyak dan tidak memiliki arti apapun, sehingga perlu diolah lebih lanjut. Dari informasi yang akan dihasilkan harus memiliki kualitas informasi yang baik. Adapun kualitas informasi yang perlu diperhatikan diantaranya akurat, tepat waktu dan relevan. Pengertian Sistem Informasi Menurut Robert A. Leitch dan K. Roscoe Davis bahwa sistem informasi dapat didefinisikan sebagai berikut “Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.”[2] B. Kelemahan dan Kebutuhan Sistem Informasi Analisis sistem merupakan langkah awal dalam pengembangan sistem dan merupakan pondasi yang menentukan keberhasilan sistem informasi yang dihasilkan. Tujuan utama dari analisis sistem informasi adalah menentukan kelemahan dari proses bisnis sistem yang lama sehingga dapat menentukan kebutuhan untuk sistem yang baru. Kelemahan Sistem Untuk mengidentifikasi masalah perlu dilakukan analisis terhadap sistem yang lama untuk mengidentifikasi kelemahan sistem tersebut. Dengan melakukan identifikasi pada sistem yang lama, diharapkan sistem baru akan mengalami peningkatan. Berikut kelemahan sistem dengan menggunakan kategori PIECES Performance, Information, Economy, Control, Eficiency, dan Service 1. Kinerja Performance Kinerja merupakan kemampuan dalam menyelesaikan tugas dengan cepat sehingga tujuan dapat segera tercapai. Pengukuran kinerja dapat diukur dari jumlah produksi Throughput dan waktu tanggap Response Time dari suatu sistem. Throughput adalah jumlah informasi yang dihasilkan dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan Response Time adalah waktu tunggu antara permintaan informasi dengan tanggapan yang dihasilkan oleh sistem adalah hasil analisisnya a. Throughput Dapat melayani 30-35 siswa dalam waktu 15-30 menit, karena guru harus mengetik nilai dan dicetak kemudian ditempelkan di papan pengumuman. b. Response Time Respon terhadap permintaan membutuhkan waktu yang cukup lama 15 sampai 20 menit, karena data masih tersimpan dalam bentuk arsip atau buku-buku yang setiap harinya mengalami penambahan data. 2. Informasi Information Informasi merupakan hal penting dalam suatu sistem yang sedang berjalan. Informasi dapat dikatakan berkualitas apabila informasi yang dihasilkan akurat, tepat waktu, dan relevan sesuai dengan yang diharapkan. Jika suatu sistem tidak dapat memberikan informasi dengan tepat dan akurat, maka sistem tersebut perlu dianalisa kembali untuk diketahui kekurangannya. a. Akurat Penyampaian informasi presensi, perilaku tata tertib, nilai dan pembayaran spp siswa yang diketahui orang tua sebelum akhir semester kemungkinan dari anak mereka. Dan ada kemungkinan anak mereka tidak jujur sehingga informasi tersebut yang didapatkan orang tua sudah tidak akurat lagi. b. Tepat Waktu Informasi data presensi dan nilai siswa didapatkan orang tua pada saat menerima hasil raport siswa diakhir semester. Sehingga mereka tidak dapat mengetahui langsung informasi presensi tiap bulan dan berapa nilai-nilai ujian anaknya yang didapatkan selama proses belajar mengajar di sekolah. c. Relevan Karena orang tua siswa tidak mendapatkan informasi nilai selama proses belajar mengajar maka informasi nilai yang dihasilkan kurang relevan bagi orang tua. 3. Ekonomi Economy Ekonomi merupakan penilaian sistem atas pengurangan dan keuntungan yang akan didapat dari sistem yang dikembangkan. Peningkatan terhadap kebutuhan ekonomis mempengaruhi pengendalian biaya dan peningkatan manfaat. a. Biaya Jumlah biaya yang dikeluarkan untuk menginfomasikan hasil nilai-nilai siswa yang secara manual membutuhkan biaya yang banyak, karena data nilai tersebut harus dicetak dan bahkan disalin sampai beberapa lembar. b. Manfaat Informasi yang disampaikan belum cukup jelas dan kurang lengkap sehingga manfaat yang diperoleh tidak sesuai atau sebanding dengan biaya yang dikeluarkan, karena masih bersifat arsip atau buku-buku. 4. Pengendalian Control Pengendalian dalam sistem sangat diperlukan keberdaannya, yaitu untuk menghindari dan mendeteksi secara dini terhadap penyalahgunaan atau kesalahan sistem, serta untuk menjamin keamanan data dan informasi yang ada. Dengan adanya pengendalian, maka tugas-tugas atau kinerja yang mengalami gangguan dapat teratasi. a. Tidak adanya proteksi terhadap data yang ada sehingga kehilangan data sering terjadi. b. Sulit dikontrol, karena informasi sudah tersebar lewat papan pengumuman atau lembaran data nilai yang diedarkan. 5. Efisiensi Efficiency Efisiensi berbeda dengan ekonomi, bila ekonomi berhubungan dengan jumlah sumber daya yang digunakan dengan pengeluaran atau biaya yang paling minimal, sedangkan efisiensi berhubungan dengan bagaimana sumber daya tersebut digunakan dengan optimal. Komoditas yang akan dinaikkan atau diturunkan dapat berupa manusia, uang, waktu, atau sumber daya lainnya. a. Pengendalian terhadap hak akses Untuk pembuatan laporan yang akan diberikan kepada orang tua siswa sangat banyak, sedangkan data-data tersebut belum tersusun dengan jelas dan masih banyak yang terpecah-pecah sehingga akan membutuhkan sumber daya manusia yang banyak. 6. Pelayanan Service Analisis ini berhubungan dengan pelayanan yang lebih baik, yang diberikan oleh sistem. Analisis pelayanan ini diberikan tinjauan sejauh mana kemudahan yang diberikan sistem yang diterapkan untuk menyelesaikan pekerjaan, kemudahan untuk memperoleh data serta dapat menghasilkan informasi yang cepat dan tepat. a. Pelayanan Pelayanan yang diberikan sekolah untuk orang tua siswa dalam hal menginformasikan data presensi, pelanggaran tata tertib dan nilai ujian siswa masih orang tua hanya mendapatkan langsung dari laporan hasil pendidikan diakhir semester.[3] Kebutuhan Sistem Dalam perancangan sistem infomasi diperlukan perangkat teknologi pendukung yang memadai agar sistem berjalan dengan baik serta dapat diperoleh informasi yang lebih optimal dan tepat serta kualitas kerja agar lebih meningkat. Analisis kebutuhan sistem bertujuan untuk memahami dengan sebenar-benarnya kebutuhan dari sistem baru dan mengembangkan sebuah sistem yang mewadahi kebutuhan tersebut. Analisis kebutuhan sistem terdiri dari kebutuhan fungsional dan nonfungsional. 1. Kebutuhan Fungsional Kebutuhan fungsional merupakan jenis kebutuhan yang berisi proses-proses apa saja yang nantinya dilakukan oleh sistem. Kebutuhan fungsional juga berisi layanan informasi apa saja yang perlu disediakan oleh sistem, bagaimana sistem menerima dan mengolah masukan, dan bagaimana sistem mengatasi situasi- situasi tertentu. Berikut kebutuhan fungsional pada Sistem informasi kesiswaan a. Pengguna dapat melakukan pendataan siswa, orang tua, guru, mata pelajaran, kelas, ujian, presensi, pelanggaran tata tertib, pembayaran spp dan nilai siswa. b. Sistem mampu memproses layanan informasi pesan sms yang diterima dari client dan dapat membalas pesan tersebut dengan mengirimkan pesan sms balasan sesuai data yang terdapat dalam database yang ada dikomputer server. 2. Kebutuhan Non-Fungsional Kebutuhan nonfungsional merupakan jenis kebutuhan yang berisi perilaku yang dimiliki oleh sistem. Perencanaan dan pengembangan sistem memiliki tujuan agar dapat memperoleh informasi yang lebih cepat dan tepat serta meningkatkan kualitas kerja. Kebutuhan teknologi atau peralatan yang diperlukan dalam pengembangan sistem terdiri dari a. Kebutuhan Perangkat Keras Hardware Analisis kebutuhan perangkat keras yang digunakan bertujuan untuk mengetahui secara tepat perangkat keras yang dibutuhkan oleh sistem. Perangkat keras yang dibutuhkan adalah peralatan yang mendukung dalam melakukan pengolahan data dan penyajian layanan informasi ke publik. Spesifikasi minimal perangkat keras hardware yang disyaratkan dalam implementasi sistem adalah Prosesor Intel P4 speed 3 GHz Harddisk Seagate 80 GB  RAM Visipro 1– 2 GB Monitor Samsung 15” Keyboard + mouse Modem GSM Prolink HSPA b. Kebutuhan Perangkat Lunak Software Pada perancangan aplikasi yang berbasis SMS Gateway ini, perangkat lunak yang digunakan adalah Microsoft Windows XP Professional SP 2 sebagai sistem operasi. Untuk software aplikasi, menggunakan perangkat lunak yang dapat berjalan di sistem operasi Windows, yaitu Netbeans IDE sebagai program aplikasi untuk pemrograman Java, MySQL sebagai database server, XAMPP versi sebagai server untuk database MySQL, Mozilla Firefox sebagai web browser untuk menjalankan database MySQL dan Prolink HSPA Modem sebagai SMS Server. c. Kebutuhan Pengguna User Dalam pemanfaatan aplikasi berbasis SMS Gateway ini, berdasarkan manfaat kebutuhan pengguna dapat dibagi menjadi dua, yaitu Operator. Dalam implementasi sistem ini yang akan banyak mengoperasikan program aplikasi ini adalah operator yang telah diberikan wewenang oleh penanggung jawab/admin. Operator diberikan hak akses oleh admin untuk menjaga dan melindungi sistem aplikasi ini. Orang tua dan siswa sebagai client. Orang tua dan siswa sebagai client, merupakan user biasa yang menggunakan aplikasi tersebut untuk mengetahui informasi presensi, perilaku tata tertib, nilai dan pembayaran spp siswa melalui pengiriman SMS dari ponsel client ke modem GSM yang terhubung dengan komputer server. d. Kebutuhan Informasi Informasi merupakan output utama yang dihasilkan oleh sistem informasi tersebut. Informasi yang dihasilkan akan digunakan oleh para pengguna, yaitu Operator. Kebutuhan data atau informasi yang dibutuhkan operator, antara lain data siswa, data orang tua, data presensi siswa, data pelanggaran tata tertib siswa, data informasi pembayaran spp dan data nilai siswa. Sedangkan operator dapat melihat, menambah, dan mengubah dan menghapus data. Orang tua dan siswa sebagai client. Dalam hal ini, sistem informasi yang ada akan mempermudah orang tua maupun siswa untuk mengetahui informasi data presensi siswa, data perilaku tata tertib siswa, cek pembayaran spp siswa dan nilai-nilai siswa dengan melalui pesan layanan SMS. Penyampaian informasi tersebut dapat diakses oleh orang tua dan siswa setiap waktu dan dimanapun setelah data disimpan dalam database yang ada di komputer server.[4] C. Keuntungan Adanya sistem Informasi Kesiswaan Keuntungan-keuntungannya diantaranya yaitu Data-data administrasi Sekolah dan akademis Siswa, dikelola dan diarsipkan secara rapi. Penghemataan pemakaian kertas, tinta printer, dll. Penghemataan waktu dan biaya dalam mengirimkan pengumuman ke Orang tua dan Siswa. Mempercepat dalam memberikan layanan administrasi dan akademis kepada Orang tua dan Siswa. Pihak Sekolah dan Orang tua dapat berinteraksi/berkomunikasi secara maksimal/aktif dalam memonitoring perkembangan akademis Siswa. Orang tua menjadi lebih bertanggung jawab dalam memonitoring perkembangan akademis Siswa. Aplikasi terhubung dengan 3 pengguna yaitu Siswa, Guru dan Orang tua. Informasi disampaikan secara realtime, akurat dan lengkap. Informasi dapat dibaca/akses secara online dan offline. Keuntungan Bagi Sekolah & Guru SISKA memudahkan sekolah dalam mengelola data-data akademis dan memberikan informasi kegiatan akademis kepada Orang tua dan Siswanya. Logo Sekolah akan tampil di Halaman Login aplikasi. Nama Sekolah akan menjadi lebih bernilai tinggi. SISKA memudahkan guru dalam memberikan informasi kegiatan akademis seperti pengumuman, tugas, nilai tugas, jadwal pelajaran dan jadwal ujian kepada siswanya. SISKA memudahkan guru untuk mendapatkan informasi seperti pengumuman, daftar tugas, daftar nilai tugas, jadwal mengajar dan jadwal ujian. Keuntungan Bagi Orang Tua Wali Murid SISKA memudahkan orang tua untuk mendapatkan informasi pengumuman dan data-data akademis siswa dari pihak sekolah guru atau petugas sekolah. Orang tua dapat dengan cepat mengetahui perkembangan putra putrinya dalam hasil belajar, tugas dan ujian. Orang tua dapat segera memberikan motivasi dan pengawasan kepada putra putrinya, supaya meningkatkan intensitas belajarnya. Keuntungan Bagi Siswa SISKA memudahkan siswa untuk mendapatkan infomasi pengumuman, tugas, nilai dan mata pelajaran dari pihak sekolah. Siswa dapat dengan cepat mengetahui nilai ujian dan tugas, sehingga bisa segera meningkatkan intensitas belajarnya. Siswa dapat berinteraksi langsung dengan Guru, diluar Sekolah atau dimanapun Siswa berada. DAFTAR PUSTAKA Al Fatta, Hanif, Analisis & Perancangan Sistem Informasi Untuk Keunggulan Bersaing Perusahaan & Organisasi Modern, Yogyakarta Andi Offset, 2007. Jogiyanto HM, Analisis dan Desain Sistem Informasi Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis, Yogyakarta Andi Offset, 1990. Sismoro, H, Pengantar Logika Informatika, Algoritma, dan Pemrograman Komputer, Yogyakarta Andi Offset Andi, 2005. Tim Penelitian dan Pengembangan Wahana Komputer, Pengembangan Aplikasi Sistem Informasi Akademik berbasis SMS dengan Java, Jakarta Salemba Infotek, 2005. FOOTNOTE [1] Jogiyanto. HM, Analisis dan Desain Sistem Informasi. Yogyakarta Andi offset, 1990. hal. 1 [2] Jogiyanto. HM, Analisis dan Desain Sistem Informasi, Yogyakarta Andi offset, 1990. hal 11 [3] Al Fatta, Hanif, Analisis & Perancangan Sistem Informasi Untuk Keunggulan Bersaing Perusahaan & Organisasi Modern, Yogyakarta Andi Offset, 2007. Hal. 15 [4] Sismoro, H, Pengantar Logika Informatika, Algoritma, dan Pemrograman Komputer, Yogyakarta Andi Offset Andi, 2005. Hal. 36 Tugas Individu Triwulan 1 Satu Mata Kuliah SistemInformasidanManajemen Dosen Dr. IrArief Imam Suroso, MSc.CSApp Batas Penyerahan 17 Januari 2014 KELEBIHAN DAN KEKURANGAN SISTEM INFORMASI PADA PERUSAHAAN OLEH ARIE SATRYO WIBOWO 2015 KATA PENGANTAR Puji Syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat dan karuniaNya sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhiTugas Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen pada triwulan 1 kelas E-52 MB-IPB. Dalam penyelesaian makalah ini, Penulis mengalami beberapa kesulitan. namun berkat bimbingan dan bantuan berbagai pihak,akhirnya makalah ini dapat terselesaikan dengan baik. Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada 1. Bapak Dr. Ir Arif Imam Suroso, yang telah memberikan arahan dan bimbingan kepada kami. 2. Rekan-rekan angkatan E-52 MB IPB yang senantiasa memberikan dukungan kepada penulis untuk dapat menyelesaikan makalah ini. Masih terdapat kekurangan dalam penulisan makalah ini. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan adanya masukan dan saran yang positif, agar makalah ini lebih baik lagi di masa yang akandatang. Jakarta,14Januari 2015 Penulis DAFTAR GAMBAR Gambar 1. Hirarki Sistem Informasi ………………………………………………….. 4 Gambar 2. Komponen Sistem Informasi ……………………………………………… 7 Gambar 3. Decision Support System …………………………………………………… 10 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ……………………………………………………………… i DAFTAR GAMBAR ……………………………………………………………….. ii BAB 1 PENDAHULUAN …………………………………………………………... 1 Latar Belakang …………………………………………………………… 1 Tujuan Masalah …………………………………………………………... 2 Rumusan Masalah …………………………………………………………. 2 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ……………………………………………………… 3 Konsep Dasar Definisi Sistem Informasi …………………………………. 3 Peran Dasar Sistem Informasi dalam Bisnis ……………………………….. 4 Perkembangan Sistem Informasi Manajemen ……………………………… 5 Peranan Sistem Informasi Manajemen ……………………………………... 6 BAB 3 PEMBAHASAN ………………………………………………………………. 9 Contoh Kasus Perusahaan yang menggunakan sistem informasi………….. 9 Sistem Pendukung Keputusan ………………………………………………. 9 Kelebihan Sistem Informasi ………………………………………………… 11 Kelemahan Sistem Informasi ……………………………………………….. 12 BAB 4 KESIMPULAN DAN SARAN ……………………………………………….. 13 BAB 5 DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………. 14 BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Persaingan bisnis yang semakin ketat pada era globalisasi saat ini harus didukung dengan penerapan sistem informasi yang baik. Sistem informasi yang baik adalah suatu sistem terpadu atau kombinasi yang teratur dari orang-orang, hardware, software, dan jaringaan komunikasi, untuk menyediakan informasi yang berguna dalam mendukung kegiatan operasional dan fungsi pengambilan keputusan pada sebuah organisasi. Sistem informasi dapat membantu segala jenis bisnis dalam meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses bisnis yang dijalankan, pengambilan keputusan manajerial, kerjasama kelompok kerja hingga dapat memperkuat posisi kompetitif perusahaan dalam pasar yang dinamis. Sehingga diharapkan sistem informasi menjadi salah satu bahan yang dibutuhkan untuk keberhasilan bisnis di lingkungan global yang dinamis saat ini. Permasalahan dan tantangan yang akan selalu dihadapi oleh perusahaan dalam pengembangan sebuah sistem informasi terletak pada pertanyaan yaitu siapa atau pihak mana yang akan melaksanakan proses pengembangan tersebut. Bidang sistem informasi melintasi banyak teknologi kompleks, konsep keperilakuan yang abstrak, dan aplikasi khusus dalam bidang-bidang bisnis serta non-bisnis yang tidak terhitung jumlahnya. kerangka kerja konseptual, berguna untuk mengatur pengetahuan yang disajikan tentang hal-hal yang perlu diketahui mengenai sistem informasi manajemen untuk mendapatkan keuntungan. Sistem informasi seharusnya mendukung strategi bisnis organisasi, proses bisnis, struktur dan budaya organisasi dalam meningkatkan nilai bisnis dari organisasi khususnya dalam lingkungan bisnis yang dinamis. Agar para praktisi bisnis dapat dengan lebih mudah mengakses sumber daya-sumber daya informasi dalam hal pengembangan sistem informasi perusahaan yang berbasis teknologi informasi, baik itu didalam perusahaan maupun diluar perusahaan yang mereka butuhkan untuk mendukung kebutuhan pelanggan, pemasok dan mitra dagang. Sistem informasi lintas fungsi manajemen co-sourcing perusahaan akan dapat mendukung, serta meningkatkan komunikasi dan kerjasama antar tim atau kelompok kerja di dalam suatu organisasi ataupun diluar organisasi in-co-out sourcing. Dalam hal ini maka perusahaan dapat mencapai tingkat efisiensi, kelincahan, dan responsivitas secara optimal dan maksimal yang dibutuhkan untuk berhasil dalam lingkungan bisnis yang serba tidak pasti dan dinamis dalam menangani berbagai fungsi bisnis dalam pemasaran, produksi, atau operasi, akuntansi, keuangan, dan dalam hal manajemen sumber daya manusia melalui berbagai operasi dengan sistem informasi manajemen yang baik. Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 1 I. II Tujuan Makalah Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui apa saja yang termasuk kriteria suatu sistem informasi manajemen yang baik, mengetahui keberhasilan atau kegagalan dari suatu sistem informasi manajemen serta bagaimana cara suatu perusahaan dapat mencapai efektivitas dan efisiensi dalam menerapkan sistem informasi manajemen dan bagaimana sistem informasi manajemen dapat menjawab tantangan dan permasalahan yang dihadapi oleh sistem informasi manajemen. I. III Rumusan Masalah Rumusan Makalah dari makalah ini adalah bertujuan untuk 1. Mengetahui yang termasuk kriteria suatu sistem informasi manajemen yang baik 2. Mengetahui keberhasilan ata kegagalan sistem informasi manajemen 3. Bagaimana cara suatu perusahaan dapat mencapai efektif dan efesiensi dalam menerapkan sistem informasi manajemen 4. Bagaimana sistem informasi manajemen dapat menjawab tantangan dan permasalahan yang dihadapi oeh sistem informasi manajemen. Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 2 BAB II TINJAUAN PUSTAKA Konsep- konsep Dasar Definisi Sistem Informasi Manajemen Sebuah sistem informasi manajemen, atau SIM, adalah sebuah sistem informasi yang selain melakukan semua pengolahan transaksi yang perlu untuk sebuah organisasi, juga memberi dukungan informasi dan pengolahan untuk fungsi manajemen dan pengambilan keputusannya. Gagasan sebuah sistem informasi yang demikian itu telah ada sebelum munculnya komputer. namun komputer membuat gagasan tersebut menjadi kenyataan. Organisasi selalu membutuhkan sistem-sistem untuk mengumpulkan, mengolah, menyimpan, melihat kembali, dan menyalurkan informasi. Komputer telah menambahkan sebuah teknologi baru dan ampuh pada sistem informasi. Akibatnya sebuah sistem informasi berdasarkan komputer akan betul-betul berbeda dengan sistem-sistem yang diolah secara manual atau elektro-mekanis. Dan suatu organisasi yang sedang mengubah sistem informasi mereka dalam mengikuti teknologi ini, dalam penyesuaian/penerapannya sering kurang memahami sifat perubahan yang sedang diadakan Davis, 2002. Sistem Informasi Manajemen SIM didefinisikan sebagai sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi para pengguna yang memiliki kebutuhan yang sama. Informasi adalah data yang telah diolah sehingga lebih bermakna. Informasi juga biasanya menyampaikan sesuatu yang baru dan belum diketahui oleh pengguna. Pengguna SIM umumnya terdiri dari anggota organisasi-organisasi formal, seperti perusahaan dan sub unitnya. Informasi menyampaikan apa saja yang telah, sedang, dan akan terjadi di perusahaan serta sistem utamanya. Output informasi digunakan oleh orang dalam perusahaan yang membuat keputusan untuk memecahkan berbagai masalah organisasi. Sistem informasi manajemen digambarkan sebagai sebuah bangunan piramida dimana lapisan dasarnya terdiri dari informasi untuk pengolahan transaksi, penjelasan status, dan sebagainya; lapisan berikutnya terdiri dari sumber-sumber informasi dalam mendukung operasi manajemen sehari-hari; lapisan ketiga terdiri dari sumber daya sistem informasi untuk membantu perencanaan taktis dan pengambilan keputusan untuk pengendalian manajemen; dan lapisan puncak terdiri dari sumberdaya informasi untuk mendukung perencanaan dan perumusan kebijakan oleh tingkat puncak manajemen Head, 1967 Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 3 Gambar 1 Hirarki Sistem Infomasi Peran Dasar Sistem Informasi dalam Bisnis Terdapat tiga alasan mendasar untuk semua aplikasi bisnis dalam teknologi informasi. Mereka dapat dirumuskan dalam tiga peran penting yang dapat dilakukan sistem informasi untuk sebuah perusahaan bisnis. Berikut adalah tiga peran penting tersebut 1. Mendukung proses dan operasi bisnis Sebagai seorang pelanggan, anda harus berhubungan secara teratur dengan sistem informasi yang mendukung proses dan operasi bisnis di banyak took dan ritel tempat anda berbelanja. Contohnya, kebanyakan took ritel kini menggunakan sistem informasi berbasis komputer untuk membantu mereka mencatat pembelian pelanggan, penelusuran persediaan, membayar pegawai, membeli barang dagangan baru dan lain sebagainya. Operasi toko akan mati jika tidak ada dukungan dari sitem informasi semacam ini. 2. Mendukung pengambilan keputusan para pegawai dan manajernya Sistem informasi juga membantu para manajer took dan praktisi bisnis lainnya untuk membuat keputusan yang lebih baik. Contohnya, keputusan mengenai lini barang dagangan apa yang perlu ditambah atau dihentikan, atau mengenal jenis investasi apa yang mereka butuhkan, biasanya dibuat setelah sebuah analisis diberikan sistem berbasis komputer Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 4 3. Mendukung berbagai strategi untuk keunggulan kompetitif Sistem informasi dapat mendukung berbagai staretegi untuk keunggulan kompetitif dimana dengan adanya adanya sistem informasi dapat mengetahui kompetitor kita serta hal-hal apa saja yang dilakukan untuk dapat bersaing dengan kompetitor yang dimana memanfaatkan teknologi informasi saat ini. Contohnya, kita ingin mengetahui harga suatu produk di pasaran berada pada kisaran harga berapa, dengan kita memanfaatkan sistem informasi kita dapat mengetahui harga pasaran dan peluang serta potensi kita dalam melakukan bisnis tersebut. Perkembangan Sistem Informasi Manajemen konsep sistem informasi telah ada sebelum munculnya komputer. Sebelum pertengahan abad ke-20, pada saat itu masih digunakan kartu punch, pemakaian komputer terbatas pada aplikasi akuntansi yang kemudian dikenal sebagai sistem informasi demikian para pengguna – khususnya di lingkungan perusahaan masih mengesampingkan kebutuhan informasi bagi para manajer. Aplikasi akuntansi yang berbasis komputer tersebut diberi nama pengolahan data elektronik PDE. Pada tahun 1964, komputer generasi baru memperkenalkan prosesorbaru yang menggunakan silicon chip circuitry dengan kemampuan pemrosesan yang lebih baik. Untuk mempromosikan generasi komputer tersebut, para produsen memperkenalkan konsep sistem informasi manajemen dengan tujuan utama yaitu aplikasi komputer adalah untuk menghasilkan informasi bagi manajemen. Ketika itu mulai terlihat jelas bahwa komputer mampu mengisi kesenjangan terhadap alat bantu yang mampu menyediakan informasi manajemen. Konsep SIM ini dengan sangat cepat diterima oleh beberapa perusahaan dan institusi pemerintah dengan skala besar seperti Departemen Keuangan saat ini Kementerian Keuangan khususnya untuk menangani pengelolaan anggaran, pembiayaan dan penerimaan demikian, para pengguna yang mencoba SIM pada tahap awal menyadari bahwa penghalang terbesar justru datang dari para lapisan manajemen tingkat menengah atas. Perkembangan konsep ini masih belum mulus dan banyak organisasi mengalami kegagalan dalam aplikasinya karena adanya beberapa hambatan, misalnya 1. Kekurangpahaman tentang komputer oleh pengguna sistem informasi 2. Kekurangpahaman spesialis bidang informasi tentang bisnis 3. Relatif mahalnya harga perangkat computer serta terlalu berambisinya para pengguna yang yakin dapat membangun sistem informasi secara lengkap sehingga dapat mendukung semua lapisan manajer. Sementara konsep SIM terus berkembang, Morton, Gorry, dan Keendari Massachussets Institute of Technology MIT mengenalkan konsepbaru yang diberi nama Sistem Pendukung Keputusan Decision Support Systems - DSS. DSS adalah sistem yang menghasilkan informasi Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 5 yangditujukan pada masalah tertentu yang harus dipecahkan atau keputusan yang harus dibuat oleh manajer. Perkembangan yang lain adalah munculnya aplikasi lain, yaituOtomatisasi Kantor office automation - OA, yang memberikan fasilitas untuk meningkatkan komunikasi dan produktivitas para manajer dan staf kantor melalui penggunaan peralatan elektronik. Belakangan timbul konsep baru yang dikenal dengan nama Artificial Intelligence AI, sebuah konsep dengan ide bahwa komputer bisadiprogram untuk melakukan proses logic menyerupai otak manusia. Suatu jenis dari AI yang banyak mendapat perhatian adalah Expert Systems ES, yaitu suatu aplikasi yang mempunyai fungsi sebagaispesialis dalam area konsep di atas, baik PDE, SM, OA, DSS, EIS, maupun AI merupakan aplikasi pemrosesan informasi dengan menggunakan komputer dan bertujuan menyediakan informasi untuk pemecahan masalah dan pengambilan keputusan Sutono, 2007. Peranan Sistem Informasi Manajemen O’ Brien 2005 menyebutkan bahwa sistem informasi memiliki tiga peranan penting untuk sebuah perusahaan yaitu a Mendukung proses bisnis Dengan adanya sistem informasi, maka semua kegiatan operasional dalam suatu perusahaan agar terasa lebih mudah karena sistem informasi akan mendukung semua kegiatan proses bisnis secara keseluruhan sehingga data- data yang penting milik perusahaan akan tersusun dengan rapi dan baik di pendataan sistem informasi perusahaan tersebut. b Mendukung pengambilan keputusan pegawai dan manajer Sistem Informasi juga dapat mempengaruhi seorang manajer ataupun pegawai dalam mengambil suatu keputusan. Keputusan yang diambil oleh manajer dan pegawai akan di dukung dengan adanya sistem informasi berupa informasi yang dibutuhkan dalam mengambil keputusan agar keputusan yang diambil tidak merugikan orang lain atau kedua belah pihak. c Mendukung berbagai strategi untuk keunggulan kompetitif Perusahaan berusaha menghasilkan produk atau jasa sesuai dengan yang dibutuhkan oleh pelanggannya dan mendapatkan keuntungan lebih banyak dibanding dengan pesaingnya. Perusahaan bisa mendapatkan keuntungan ini Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 6 dengan berbagai strategi, misalnya menyediakan barang dan jasa dengan harga lebih murah dan bermutu dibanding pesaing. Tidak dapat dipastikan bahwa perusahaan dapat mencapai keunggulan dalam persaingan melalui penggunaan sumberdaya konseptualnya. Dalam bidang sistem informasi, keunggulan kompetitif mengacu pada penggunaan informasi untuk meningkatkan pangsa pasar. Satu hal yang penting harus disadari, manager perusahaan menggunakan sumberdaya fisik dan konseptual untuk mencapai tujuan strategis perusahaan. Fungsi dari sebuah Sistem informasi menurut O’Brien 2005 a Area fungsional utama yang mendukung keberhasilan bisnis, seperti fungsi akuntansi, keuangan, manajemen operasional, pemasaran dan manajemen sumber daya manusia. b Kontribusi penting dalam efisiensi operasional, produktivitas, dan moral pegawai serta layanan kepuasan pelanggan. c Sumber utama informasi dan dukungan yang dibutuhkan untuk menyebarluaskan pengambilan keputusan yang efektif oleh manajer dan praktisi bisnis. d Komponen penting dari sumber daya, infrastruktur, dan kemampuan perusahaan bisnis membentuk jaringan. Menurut O’Brien 2009, tipe sistem informasi dapat dikelompokkan menjadi dua bagian besar yaitu Operational Support System OSS dan Management Support System MSS. OSS terbagi lagi ke dalam tiga model yaitu TPS Transaction Processing System, PCS Process Control System dan ECS Entreprise Collaboration System. MSS juga terbagi dalam tiga model, yaitu MIS Management Information System, DSS Decision Support System dan EIS Executive Information System. Gambar 2 Komponen Sistem Informasi Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 7 BAB III PEMBAHASAN Contoh Kasus Perusahaan yang menggunakan Sistem Informasi Pada saat ini hampir seluruh perusahaan menerapkan sistem informasi untuk mempermudah dalam kegiatan bisnis perusahaan tersebut. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, sistem informasi sangat membantu kegiatan operasional perusahaan dalam melakukan kegiatan produksinya sehari-hari. Sistem informasi manajemen yang biasanya digunakan tersebut antara lain 1. 2. 3. 4. 5. 6. Sistem informasi Pengambil Keputusan Decision Support System Sistem informasi pemrosesan transaksi Transaction Process System Sistem informasi managemen Management Information System Sistem informasi organisasi Organizational Information System Sistem Informasi Eksekutif Executive Information System Sistem Informasi manajemen Penyimpana Data Database Management System. Contoh diatas adalah beberapa sistem informasi yang sering digunakan. Dalam ini akan dijelaskan mengenai Perusahaan yang menggunakan sistem informasi pengambilan keputusan. PT. Hertz ABC merupakan perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman. Perusahaan ini berlokasi di Cikarang, Bekasi. Seluruh kegiatan operasionalnya dilakukan disana. Perusahaan ini dalam hal kegiatan produksinya memberikan pelayanan terbaik dalam memberikan produk-produk berkualitas yang dapat diterima oleh konsumen, baik itu konsumen lama maupun konsumen baru. Setiap tahunnya mereka menciptakan atau memproduksi produk-produk baru serta didukung dengan pemasaran yang baik maka beberapa produk yang mereka buat mudah diterima oleh masyarakat. PT Hertz ABC juga melakukan pemilihan karyawan yang sesuai dengan kriteria yang ada pada jabatan karena itu, diperlukan suatu suatu sistem informasi untuk proses Matching dan analisis Gap yang dibuat. Proses Profile Matching dilakukan untuk menentukan rekomendasi karyawan dalam Sistem Kenaikan Jabatan dan Perencanaan Karir berdasar pada 3 aspek yaitu Kapasitas Intelektual, Sikap Kerja dan Perilaku. Hasil dari proses ini berupa ranking karyawan sebagai rekomendasi bagi pengambil keputusan untuk memilih karyawan yang cocok pada jabatan yang kosong tersebut. Software ini dibuat dengan menggunakan Microsoft Access 2000 untuk database dan Borland Delphi 5 sebagai compiller-nya. Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 8 Dari hasil implementasi sistem, disimpulkan bahwa dengan penggunaan software ini dapat membantu proses pengambilan keputusan terhadap profile matching proses kenaikan jabatan dan perencanaan karir di PT. Hertz ABC. Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Manager membuat keputusan untuk memecahkan masalah. Pemecahan masalah adalah respon terhadap suatu hal yang berjalan baik maupun berjalan buruk. Masalah didefinisikan sebagai suatu keadaan atau kejadian yang merugikan atau berpotensi merugikan bagi perusahaan. Selama proses pemecahan masalah, manajer berhadapan dengan masalah pengambilan keputusan dimana manajer harus memilih salah satu solusi dari beberapa solusi alternatif yang ada. Pemecahan masalah dilakukan dalam empat fase dasar yang membentuk satu kerangka kerja sebagai model sistem umum pada sebuah perusahaan dan lingkungannya. Proses pemecahan masalah terdiri dari elemen-elemen dasar, yaitu standar, informasi, batasan, dan solusi alternatif. Setelah semua proses diikuti, pemilihan solusi alternative terbaik tidak selalu dilakukan dengan analisis logika, dan ini penting dilakukan untuk membedakan antara masalah dan gejala timbulnya masalah. 1. Penggunaan Teknologi Informasi dalam Penggunaan E-commerce E-commerce merupakan fasilitas dalam operasional internal dan eksternal perusahaan. Ada dua jenis transaksi yang terjadi pada entitas diluar perusahaan. Perdagangan secara elektronik untuk jenis business to customer B2C dan business to business B2B. Transaksi B2B relative tidak melibatkan banyak orang, pada umumnya transaksi ini dipengaruhi oleh sistem informasi perusahaan. Orang yang terlibat dalam transaksi B2B biasanya dilatih secara khusus dalam penggunaan sistem informasi. Transaksi B2C memerlukan perbedaan desain yang mendasar. Tidak semua konsumen mempunyai keahlian teknologi informasi, sehingga situs perusahaan harus mempunyai instruksi-instruksi yang jelas dan membantu konsumen. Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 9 Gambar 3 Decision Support System  Tujuan Sistem Pengambilan Keputusan Decision Support System    Membantu manajer keputusan untuk memecahkan masalah semi-terstruktur. Mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya. Meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan manajer daripada efisiensinya. Tujuan-tujuan ini berhubungan dengan tiga prinsip dasar konsep Decision Support System yaitu sebagai berikut  Struktur Masalah Sulit menemukan masalah yang sepenuhnya terstruktur ataupun tak terstruktur. Sebagian besar bersifat semi terstruktur. Ini berarti bahwa DSS diarahkan pada area tempat sebagian besar masalah berada.  Dukungan Keputusan DSS tidak dimaksudkan untuk menggantikan manajer. Computer dapat diterapkan pada bagian masalah yang terstruktur, menerapkan penilaian atau intuisi dan melakukan analisis. Manajer dan computer bekerja sama sebagai tim pemecah masalah dalam memecahkan masalah di sekitar area yang terstuktur. Efektivitas Keputusan Tujuan dari Sistem pengambil keputusan Decision Support System adalah untuk melakukan dalam pengambilan keputusan yang tepat sasaran serta dapat dipertanggungjawabkan sehingga diperlukan efektivitas dalam pengambilan Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 10 keputusan agar tidak dipertanggungjawabkan. terjadi keputusan yang ambigu dan tidak dapat 1. Sistem Manajemen Database Sistem manajemen database memungkinkan pembuatan dan penyimpanan database, pemeliharaan isinya, dan penyediaan isi tersebut bagi pengguna tanpa pemrograman khusus yang mahal. Setiap sistem yang ada dalam teknologi informasi memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Tidak terkecuali dengan sistem manajemen database. Keuntungan DBMS 1. 2. 3. 4. Mengurangi pengulangan data Mencapai independensi data Mengambil data dan informasi secara cepat Meningkatkan keamanan Kerugian DBMS 1. Menggunakan perangkat lunak yang mahal 2. Membutuhkan perangkat keras dalam jumlah yang besar 3. Menyewa dan mempekerjakan personal DBA Sistem informasi tak harus selalu berbentuk kompleks, tapi bisa juga berupa sebuah sistem informasi yang sangat sederhana. Sistem tersebut hanya digunakan untuk mencatat transaksi penjualan dan melibatkan satu orang saja. Melalui sebuah komputer, pemakai memasukkan data penjualan dan saat setelah toko ditutup, laporan harian penjualan dicetak. Selanjutnya, laporan digunakan untuk melakukan analisis tentang barang-barang yang laku, yang berguna untuk pengambilan keputusan pembelian barang. Dalam bentuk yang lebih kompleks, sistem informasi melibatkan banyak pemakai dan memerlukan sarana jaringan yang memungkinkan pemakai yang tersebar di berbagai tempat yang berjauhan dapat berbagi informasi. Kelebihan utama sistem informasi 1. Melaksanakan komputasi numerik, bervolume besar, dan dengan kecepatan tinggi. 2. Menyediakan komunikasi dalam organisasi atau antar organisasi yang murah, akurat, dan cepat. Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 11 3. Menyimpan informasi dalam jumlah yang sangat besar dalam ruang yang kecil tetapi mudah diakses. 4. Memungkinkan pengaksesan informasi yang sangat banyak di seluruh dunia dengan cepat dan murah. 5. Menyajikan informasi dengan jelas yang menggugah pikiran manusia. 6. Mengotomasikan proses-proses bisnis yang semi otomatis dan tugas-tugas yang dikerjakan secara manual. 7. Pembiayaan yang jauh lebih murah daripada pengerjaan secara manual. Kelemahan Sistem Informasi Kelemahan sistem informasi manajemen terhadap lingkungan sosial yaitu Pengurangan tenaga kerja karena peran manusia tergantikan oleh teknologi serta mesin karena dengan adanya teknologi tersebut, perusahaan lebih diuntungkan. 1. Ketergantungan manusia terhadap sistem informasi itu sendiri. 2. Pengurangan tenaga kerja karena peran manusia tergantikan oleh teknologi serta mesin karena dengan adanya teknologi tersebut, perusahaan lebih diuntungkan. Kemampuan-kemampuan ini mendukung sasaran bisnis yang mencangkup 1. 2. 3. 4. 5. Peningkatan produktivitas Pengurangan biaya Peningkatan pengambilan keputusan Peningkatan layanan ke pelanggan Pengembangan aplikasi-aplikasi strategis yang baru Kadir, 2003 Sistem informasi memberikan nilai tambah terhadap proses, produksi, kualitas, manajemen, pengambilan keputusan, dan pemecahan masalah serta keunggulan kompetitif yang sangat berguna bagi kegiatan bisnis Kroenke, 1992. Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 12 BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN KESIMPULAN Dewasa ini, sistem informasi sangat dibutuhkan oleh perusahaan untuk mengoptimalisasi kerja serta produktivitas perusahaan untuk mencapai tujuannya. Sistem informasi manajemen juga memberi dukungan informasi, dan pengolahan fungsi manajemen dan pengambilan keputusan. Dalam hal ini, salah satu contoh dari sistem informasi manajemen adalah sistem informasi pengambilan keputusan atau Decision Support System juga Database Management System DBMS. Berdasarkan peranan sistem informasi manajemen, memiliki 3 tiga peranan penting untuk sebuah perusahaan yaitu 1 mendukung proses bisnis, 2 mendukung pengambilan keputusan pegawai dan manajer, dan 3 mendukung berbagai strategi untuk keunggulan kompetitif. Sistem informasi juga memiliki beberapa kelebihan diantaranya 1 melaksanakan computer numeric, bervolume besar dan dengan kecepatan tinggi, 2 menyediakan komunikasi dalam organisasi atau antar organisasi yang murah, akurat, dan cepat. 3 menyimpan informasi dalam jumlah sangat besar dalam ruang yang kecil tetapi mudah diakses. Selain itu, sistem informasi juga memiliki beberapa kekurangan yaitu pengurangan tenaga kerja karena peran manusia tergantikan oleh teknologi serta mesin karena adanya teknologi tersebut dan ketergantungan manusia terhadap sistem informasi itu sendiri. SARAN Perusahaan harus memutuskan untuk melakukan berbagai pertimbangan dalam memutuskan sistem informasi yang akan digunakan agar perusahaan tidak terlalu bergantung kepada sistem informasi karena bila perusahaan ketergantungan dengan sistem informasi manajemen maka aspek sosial lainnya seperti hubungan perilaku sesame manusia akan terganggu karena semua sudah teroptimisasi dengan mesin dan robot. Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 13 DAFTAR PUSTAKA Davis, B. Gordon. 2002. Kerangka Dasar Sistem Informasi Manajemen. PT Pustaka Binaman Pressindo. Jakarta Head, Robert V. 1967. Management Information Systems A Critical Appraisal. Datamation Kadir, Abdul. 2003. Pengenalan Sistem Informasi. Penerbit ANDI. Yogyakarta Kroenke, David M. 1992. Management Information Systems. Watsonville Mitchell McLeod, Jr Raymond. 2001. Sistem Informasi Manajemen. Edisi ke-7. Penyunting, Hardi Sukardi dan Agus Widyantoro. Edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Prenhallindo. Jakarta Kelebihan dan kelemahan Sistem Informasi Page 14 Kelebihan dan Kelemahan Pemodelan Manajer yang menggunakan model matematika bias mendapatkan manfaat melalui hal-hal berikut pemodelan dapat menjadi pengalaman belajar Proses simulasi memungkinkan sejumlah besar alternative dapatdipertimbangkan dengan cara memberikan kemampuan untuk mengevaluasidampak keputusan dalam waktu yang memberikan kemampuan prediksi pandangan ke masa yang akan datangyang tidak dapat diberikan oleh metode penyedia informasi tidak semahal upaya uji coba. Kelebihan pemodelan ini dapat berkurang karena dua kelemahan dasar, yaitu untuk membuat model sistem bisnis akan menghasilkan model yangtidak mencakup semua pengaruh terhadap matematis tingkat tinggi dibutuhkan untuk merancang model yanglebih kompleks. Selain itu, kemampuan semacam ini juga diperlukan untuk menginterprestasikan output dengan baik. PEMODELAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN LEMBAR KERJAELEKTRONIK Terobosan teknologi yang memungkinkan para pemecah persoalan untuk menyususnmodel matematika dan tidak sekedar hanya mengandalkan spesialis informasi atauilmuwan manajemen adalah lembar kerja elektronik. Pemodelan Statis Baris dan kolom dari lembar kerja elektronik membuatnya ideal untuk digunakan dalam model statis. Model ini merupakan model yang amat sederhana, dimana satu-satunya matematika yang dibutuhkan adalah pengurangan pengeluaransebenarnya dari pengeluaran yang dianggarkan untuk menghasilkan varian. Pemodelan Dinamis Lembar kerja sangat sesuai digunakan sebagai model dinamis. Model ini jugamerupakan model yang sangat sederhana, dengan kas akhir dihitung denganmenambahkan kas di awal dan kas masuk lalu mengurangi kas keluar. Permainan”Bagaimana Jika” Lembar kerja ini juga berguna untuk memainkan permainan ”bagaimana jika”,di mana pemecah masalah memanipulasi satu atu lebih variabel untuk melihatdampak dari hasil simulasi. Model Lembar Kerja Ketika menggunakan lembar kerja sebagai model matematika, penggunadapat memasukkan data atau membuat perubahan secara langsung pada sel-sel lembar kerja atau dapat menggunakan antarmuka pengguna grafis. Antarmuka dapatdipersiapkan menggunakan bahasa pemrograman seperti Visual Basic dankemungkinan besar membutuhkan keahlian seorang spesialis informasi. KECERDASAN BUATAN Kecerdasan buatan artifical intelligence - AI adalah aktivitas penyediaan mesinseperti komputer dengan kemampuan untuk menampilkan perilaku yang akan dianggapsama cerdasnya dengan jika kemampuan tersebut ditampilkan oleh manusia. AI Bibit AI pertama kali disebar hanya du tahun setelah General Electric menerapkankomputer yang pertama kali digunakan untuk penggunaan bisnis. Tahun itu adalahtahun 1956, dan istilah kecerdasan buatan pertama kali dibuat oleh John McCarthysebagai tema suatu konferensi yang dilaksanakan di Dartmouth College. Pada tahunyang sama, program komputer AI pertama yang disebut Logic Theorist, logic theorist yang terbatas untuk berfikir mendorong para ilmuwanuntuk merancang program lain yang disebut General Problem Solver GPS, yangditujukan untuk digunakan dalam memecahkan segala macam masalah. Proyek initernyata membuat para ilmuwan yang pertama kali menyusun program ini kewalah,dan riset AI dikalahkan oleh aplikasi-aplikasi komputer yang tidak terlalu ambisisusseperti SIM dan DSS. Namun seiring waktu, riset yang terus-menerus akhirnyamembuahkan hasil, dan AI telah menjadi wilayah aplikasi komputer yang solid. AI AI diterapkan di dunia bisnis dalam bentuk  Sistem Pakar Adalah program komputer yang berusaha untuk mewakili pengetahuankeahlian manusia dalam bentuk heuristik. Heuristik adalah aturan yang menjadi patokan atau aturan untuk menebak dengan baik. Sistem pakar dirancang oleh spesialis informasi yang sering kali disebut insnyur pengetahuan knowledge engineer yang mmemiliki keahlian khususdalam bidang kecerdasan buatan.  Jaringan Saraf TiruanJaringan saraf tiruan meniru fisiologi otak manusia. Jaringan inimampu menemukan dan membedakan pola, sehingga membuatnya amat berguna dalam bisnis di wilayah pengenalan suara dan pengenalankarakter optis  Alogaritme Genetik Alogaritme genetik menerapkan proses ”yang terkuat yang selamat” untuk memungkinkan para pemecah masaalah agar menghasilkan solusi masalahyang semakin lebih baik.  Agen CerdasAgen cerdas digunakan untuk melakukan tugas yang berkaitan dengankomputer yang berulang-ulang. Tarik Sistem Pakar Sistem pakar menawarkan kemampuan yang unik sebagai sistem pendukungkeputusan.  Sistem pakar memberikan kesempatan untuk membuat keputusan yangmelebihi kemampuan seorang manajer.  Sistem pakar tersebut dapaat menjelaskan alasannya hingga menuju kesuatu keputusan. Sering kali, penjelasan mengenai nagaimana solusitersebut dicapai lebih barharga dibandingkan solusi itu sendiri. Sistem Pakar Sistem pakar terdiri atas 4 bagian utama, yaitu  Antarmuka PenggunaAntar muak pengguna memungkinkan manajer untuk memasukkaninstruksi dan informasi ke dalam sistem pakar dan menerima informasidari sistem tersebut. Instruksi ini menentukan parameter yang

kelebihan dan kekurangan sistem informasi manajemen